
Seorang analis kripto memperingatkan bahwa Bitcoin (BTC) saat ini sedang menjalani salah satu pola paling menyakitkan dalam sejarah pasarnya. Menurut ahli tersebut, Bitcoin telah membentuk polanya Wyckoff Accumulation klasik, teori pasar berusia satu abad yang menggambarkan bagaimana institusi dan orang kaya secara diam-diam membeli aset pada harga rendah sebelum reli besar. Analis tersebut memproyeksikan bahwa sebelum pergerakan harga naik besar-besaran, pola ini bisa memicu penurunan tajam pada harga BTC.
Bitcoin Membentuk Pola Akumulasi Wyckoff yang Menyakitkan
Menurut pakar pasar kripto NoName, bitcoin saat ini berada pada tahap kritis, dengan struktur pasarnya menunjukkan tanda-tanda peringatan akan penurunan harga potensial. Dalam unggahan X pada Senin, 26, analis memperingatkan bahwa bitcoin saat ini berada dalam salah satu pola paling brutal secara psikologis di pasar keuangan, dan kebanyakan investor mungkin belum siap menghadapi apa yang akan datang selanjutnya.
NoName mengungkapkan bahwa munculnya Akumulasi Wyckoff menunjukkan bahwa pemain institusional besar dan whale mungkin sengaja menekan harga dan kacau. Ia mengatakan bahwa satu-satunya tujuan pola ini adalah melempar sebanyak mungkin investor biasa sebelum reli harga besar.
Menurut grafik analis, Bitcoin telah menyelesaikan tahap awal pola menyakitkan ini di grafik mingguan. Ia menyatakan bahwa Preliminary Support (PS), Selling Climax (SC), dan Secondary Test (ST) semuanya telah terbentuk, yang berarti fondasi struktur Wyckoff Accumulation telah kokoh terbentuk. Pasar sudah mengalami tekanan penjualan luas setelah mencatat pemulihan singkat pada Maret dan April.

Dengan pola yang kini tampaknya telah terbentuk, NoName meminta penurunan harga Bitcoin terakhir ke $52.000 sebelum struktur sepenuhnya diatur ulang. Titik harga yang lebih rendah ini selaras dengan fase Spring dalam teori Akumulasi Wyckoff, yang menandakan pergerakan tajam sengaja di bawah support. Tahap ini biasanya memicu stop loss, menyebabkan penjualan panik, dan meyakinkan sebagian besar investor dan pemegang di pasar bahwa Bitcoin akan turun jauh lebih rendah.
Bitcoin Telah Menyentuh Titik Terendah, Menjadi Peluang Pembelian Berikutnya
Analisis NoName menunjukkan bahwa potensi penurunan BTC menuju titik bawah siklus yang diproyeksikan di bawah $52.000 adalah tempat di mana uang cerdas kemungkinan besar akan masuk secara agresif. Secara pribadi, ia mencatat bahwa ini kemungkinan besar adalah tempat di mana ia akan mulai mengakumulasi tanpa ragu, menandai area tersebut sebagai a prime buying opportunity.
Dasar $52.000 juga tidak dianggap sebagai penurunan harga yang lengkap, tetapi penurunan jangka pendek sebelum pergerakan bitcoin yang sebenarnya dimulai. Jika struktur Akumulasi Wyckoff penuh berjalan sesuai peta pada grafik analis, maka pergerakan berikutnya dapat dengan mudah membawa harga BTC melewati Titik Dukung Terakhir (LPS), yang ditandai di sekitar kisaran $76.000. Setelah itu, mata uang kripto diharapkan memasuki fase breakout Tanda Kekuatan (SOS), di mana harganya bisa melonjak menuju $110.000.



