BIS Menguji XRP Ledger untuk Statistik Resmi yang Dapat Diverifikasi dalam Penelitian Blockchain

iconTheCryptoBasic
Bagikan
AI summary iconRingkasan
BIS menguji XRP Ledger untuk sistem verifikasi statistik resmi, selaras dengan tujuan CFT. Proyek ini menggunakan blockchain untuk menyimpan jejak digital, memastikan integritas data. Pengujian di devnet XRPL mencapai kecepatan verifikasi 1–2 detik. Penelitian ini menunjukkan potensi XRPL untuk kepatuhan MiCA dan penggunaan institusional yang lebih luas, termasuk pelaporan keuangan dan regulasi.

Bank untuk Perjanjian Internasional (BIS) telah menguji XRP Ledger (XRPL) untuk mempermudah verifikasi statistik resmi.

Para peneliti menciptakan sistem yang menggunakan teknologi blockchain untuk menghubungkan data statistik dengan organisasi yang menerbitkannya. Ini memungkinkan pemerintah, bank, dan sistem otomatis memverifikasi bahwa data tersebut asli dan tidak diubah. Secara khusus, tim menguji sistem tersebut pada jaringan pengembangan XRP Ledger.

Proyek ini menangani masalah kepercayaan terhadap statistik resmi. Organisasi umumnya menggunakan SDMX untuk berbagi data, tetapi pengguna sering kali tidak memiliki cara independen untuk memastikan bahwa data berasal dari organisasi yang diklaim atau tetap tidak berubah setelah publikasi.

BIS Menggunakan XRPL untuk Membuat Jejak Data Permanen

Sistem BIS pertama-tama membuat sidik jari digital unik, disebut hash, untuk setiap dataset statistik. Sistem ini juga dapat membuat sidik jari untuk rangkaian data individu untuk verifikasi yang lebih rinci.

Hash kemudian digabungkan menjadi pohon Merkle, yang menghasilkan satu sidik jari akhir untuk sekelompok dataset. Sistem mencatat sidik jari akhir ini di XRP Ledger dengan timestamp. Setelah dicatat di ledger, tidak dapat diubah.

Data asli tetap berada di luar blockchain. Sebagai gantinya, file yang dipublikasikan berisi informasi yang diperlukan untuk memverifikasi sidik jarinya dan mengonfirmasi siapa yang mempublikasikannya. Pengguna dapat menghitung sidik jari file tersebut dan membandingkannya dengan sidik jari yang disimpan di XRPL.

Ini memungkinkan sistem untuk membuktikan bahwa data tidak berubah tanpa menempatkan data sebenarnya di blockchain.

Dalam pengujian, sistem BIS membutuhkan sekitar 3–5 detik untuk mempublikasikan sidik jari dan 1–2 detik untuk memverifikasi data. Hasilnya menunjukkan bahwa verifikasi berbasis blockchain cukup cepat untuk aplikasi interaktif dan sistem otomatis.

Peran XRPL Mendapat Perhatian dari Komunitas XRP

Penelitian ini telah menarik perhatian dari komunitas XRP dan XRPL.

Validator XRPL Vet menyoroti penggunaan bidang memo XRP Ledger dalam prototipe BIS. Ia mengatakan eksperimen ini menunjukkan bahwa desain publik dan tak terubah dari XRPL memiliki kegunaan di luar pembayaran konvensional.

Vet juga membahas penggunaan NFT untuk menyimpan jejak data secara lebih permanen. NFT tetap berada di buku besar dan dapat menghubungkan ke sistem penyimpanan eksternal seperti IPFS atau Arweave.

Crypto Eri juga menyoroti eksperimen tersebut, menjelaskan bahwa BIS menempatkan jejak digital dari file statistik resmi di XRP Ledger. Ini memberi pengguna cara untuk memeriksa apakah file tersebut berubah setelah diterbitkan.

Penggunaan Potensial di Luar Statistik Resmi

Penelitian BIS berlaku lebih dari sekadar dataset SDMX. Sistem ini agnostik terhadap format data dan mendukung format data terstruktur lainnya, termasuk XBRL, yang banyak digunakan untuk pelaporan keuangan dan regulasi.

Para peneliti juga menganalisis biaya penggunaan blockchain. Karena satu transaksi XRPL dapat mewakili ribuan dataset, biaya mencatat jejak data menjadi sangat kecil ketika dataset dikelompokkan ke dalam batch berukuran tepat. Pemrosesan dan penyimpanan tetap menjadi biaya yang lebih besar.

Sistem ini masih merupakan bukti konsep, bukan produk yang siap produksi. Namun, eksperimen ini menunjukkan bahwa XRPL menyediakan cara praktis bagi institusi untuk membuktikan bahwa data keuangan, statistik, dan regulasi adalah otentik.

Untuk pemegang XRP, perkembangan ini merupakan kasus penggunaan institusional lainnya untuk XRP Ledger. Jika sistem verifikasi berbasis blockchain berpindah dari penelitian ke produksi, buku besar publik seperti XRPL akan menjadi bagian dari infrastruktur yang digunakan untuk membangun kepercayaan terhadap data keuangan, statistik, dan regulasi.

Penafian: Konten ini bersifat informasional dan tidak boleh dianggap sebagai saran keuangan. Pandangan yang diungkapkan dalam artikel ini mungkin mencakup opini pribadi penulis dan tidak mencerminkan opini The Crypto Basic. Pembaca didorong untuk melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. The Crypto Basic tidak bertanggung jawab atas kerugian finansial apa pun.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.