Penulis asli: KarenZ, Foresight News
Spekulasi airdrop Base kembali memanas.
Di satu sisi, blog resmi Base memasukkan standar token bawaan ke dalam rencana pembaruan mendatang, sementara di sisi lain, repositori open-source secara padat menggabungkan modul pengujian B20Factory, PolicyRegistry, dan Beryl dalam beberapa hari. Ditambah lagi dengan video promosi misterius yang dirilis Base pada 25 Mei, yang hanya dilengkapi teks 「. . .」, pasar secara alami menggabungkan informasi ini menjadi satu pertanyaan: Apakah Base sedang bersiap untuk token jaringan dan airdrop?

Hingga 26 Mei 2026, Base belum mengumumkan model ekonomi token, aturan snapshot, atau jadwal airdrop. Yang dapat dikonfirmasi adalah infrastruktur token Base sedang memasuki tahap rekayasa yang lebih jelas, sehingga ekspektasi pasar terhadap peluncuran token-nya pun meningkat.
Rencana resmi mencantumkan "standar token bawaan protokol"
Base telah menyampaikan pernyataan publik mengenai token jaringan sebelumnya. Pada September 2025, Jesse Pollak, pemimpin jaringan Base, menyatakan sedang mengeksplorasi token jaringan.
Lebih dari sebulan kemudian, selama sesi tanya jawab di konferensi telepon laporan kuartalan ketiga, Brian Armstrong, co-founder dan CEO Coinbase, menyatakan, "Kami saat ini masih berada di tahap awal eksplorasi token jaringan Base. Tidak akan ada rincian tentang tata kelola, model distribusi, atau jadwal spesifik yang diumumkan saat ini, dan kami akan terus melanjutkan diskusi ini secara terbuka."
Petunjuk baru datang dari artikel blog resmi yang menjelaskan pembaruan Base Azul. Di bagian rencana lanjutan, Base mencantumkan "menetapkan standar token" sebagai bagian dari pembaruan performa berikutnya yang dijadwalkan dirilis pada akhir Juni.
“Menetapkan standar token” dapat dipahami sebagai standar token yang terintegrasi dalam protokol. Pernyataan ini masih berbeda dari “Base akan mengeluarkan token sendiri,” tetapi secara jelas menunjukkan satu hal: Base sedang memperkenalkan kemampuan penerbitan token ke dalam peta jalan protokol. Bagi jaringan yang sebelumnya telah membahas secara terbuka tentang network token, ini cukup untuk mendorong pasar mempertimbangkan kembali proses penerbitan tokennya.
Kode B-20 telah diterapkan, kerangka token asli perlahan terbentuk
Selain blog resmi, modul B-20 di repositori Base memberikan gambaran teknis yang lebih spesifik.
Pada 19 Mei, Base menggabungkan pengiriman Dynamic Native Token Addresses. Kode sumber saat ini menunjukkan bahwa B20Factory dapat menghasilkan alamat token deterministik berdasarkan alamat pencipta, varian jenis token, dan parameter khusus salt.
Di b20_factory/variant.rs, Base mendefinisikan tiga kelas aset B-20: token B20 biasa, stablecoin, dan token sekuritas.

b20_factory/storage.rs mengimplementasikan createB20, yang mendukung penulisan nama, simbol, batas pasokan, dan panggilan mint awal. Ini lebih menyerupai kerangka kerja penerbitan asli yang mencakup berbagai jenis aset on-chain, bukan hanya kontrak tunggal yang dirancang untuk satu token tata kelola saja.
Detail yang paling diperhatikan komunitas, dari file benchmark base_precompiles.rs. File tersebut memang pernah menamai token uji coba sebagai BaseToken, dengan simbol diatur sebagai BASE. Namun, detail ini harus ditafsirkan dengan hati-hati dan belum cukup untuk membuktikan bahwa peluncuran token segera terjadi.
Beryl code exposure: Base native asset system moves toward regulatory compliance
Fokus B-20 bukan hanya pada "mampu menerbitkan koin".
Di provider.rs, Base menyatakan: ketika pembaruan mencapai Beryl dan seterusnya, jaringan akan menginstal dynamic precompile seperti B20Factory, PolicyRegistryPrecompile, dan ActivationRegistry. Dokumen resmi yang tersedia saat ini belum menampilkan halaman pembaruan resmi Beryl atau waktu aktivasi di mainnet, tetapi kode sudah menunjukkan arah fungsinya.

Di antaranya, PolicyRegistry patut diperhatikan. Modul ini mendukung allowlist dan blocklist, serta memungkinkan token B-20 untuk mengikat strategi ke:
- Pengirim transfer;
- Penerima transfer;
- Pihak yang melakukan pemotongan langsung;
- Recipient of the minting.
Di actions/harness/tests/beryl/policy_transfer.rs, kode pengujian telah memverifikasi bahwa transfer B-20 akan ditolak jika pengirim tidak memenuhi allowlist yang terikat atau masuk ke blocklist.
Desain ini sangat cocok dengan aset yang memerlukan pembatasan izin, seperti stablecoin, token sekuritas, dan RWA. Ini menunjukkan bahwa Base sedang membangun sistem penerbitan dan sirkulasi aset asli yang bertujuan mencakup pasar keuangan on-chain, bukan hanya melayani satu token BASE potensial.
Ringkasan
Sebuah jaringan yang telah secara jelas membahas network token kini sedang membangun pabrik token asli, modul stablecoin, modul aset sekuritas, dan sistem kebijakan izin di lapisan eksekusi, yang memang menunjukkan bahwa komitmen Base terhadap penerbitan aset on-chain semakin mendalam.
Hal ini juga sejalan dengan pernyataan terbaru tim. Pada 24 Mei, pemimpin Base, Jesse Pollak, membagikan dan mendukung diskusi tentang arah peningkatan sistem keuangan oleh CEO Coinbase, Brian Armstrong, dengan fokus pada tokenisasi RWA, pembayaran stablecoin, dan pembayaran agen. Pernyataan-pernyataan ini sangat selaras dengan dukungan B-20 terhadap desain token umum, stablecoin, dan token sekuritas.
Namun, ada perbedaan yang mudah diabaikan di sini: infrastruktur token asli dapat melayani penerbitan ekosistem, stablecoin, RWA, aset sekuritas komplian, serta token jaringan milik Base sendiri. Kode membuktikan bahwa Base sedang memperluas kemampuan penerbitan aset, tetapi tidak membuktikan kapan token miliknya akan dirilis atau apakah akan didistribusikan kepada pengguna dalam bentuk airdrop.
Penilaian yang lebih aman saat ini adalah: Base telah memasuki tahap di mana infrastruktur token secara perlahan mulai terbentuk. Mengenai apakah pengguna historis akan menerima airdrop, bagaimana kualifikasi dihitung, dan kapan distribusi dimulai, masih perlu menunggu pengumuman resmi.
