Pesan BlockBeats, 5 Agustus, Arthur Hayes merilis artikel terbaru berjudul "Situationship", yang menyatakan bahwa gelembung AI pada akhirnya mungkin meledak, tetapi dampak lanjutannya berpotensi mendorong ekspansi likuiditas global dan menjadi katalis untuk bull run berikutnya Bitcoin.
Hayes berpendapat bahwa kunci untuk menilai apakah AI merupakan gelembung terletak pada bagaimana investor mendefinisikan infrastruktur dasar AI. Ia menunjukkan bahwa pasar secara umum menganggap pengeluaran modal AI sebesar triliunan dolar AS sebagai "investasi teknologi" dan memberikan valuasi pertumbuhan tinggi, tetapi pada dasarnya lebih mirip dengan "investasi real estat".
Dia menyatakan bahwa infrastruktur dasar AI saat ini sebenarnya sedang membangun aset dasar yang mendukung daya komputasi, seperti pusat data dan fasilitas listrik, bukan langsung berinvestasi pada perusahaan teknologi seperti Apple. "Lembaga keuangan, dana kredit swasta, serta pemerintah mungkin salah menganggap bahwa berinvestasi di pusat data AI setara dengan berinvestasi pada raksasa teknologi, padahal sebenarnya lebih mirip dengan berinvestasi pada proyek infrastruktur berisiko tinggi."
Hayes berpendapat bahwa penyebab utama meledaknya gelembung AI bukanlah ketidakmampuan perusahaan untuk mewujudkan keuntungan, melainkan perluasan kredit yang berlebihan. Ia menyatakan bahwa, dengan dukungan dari pemerintah AS dan Tiongkok, lembaga keuangan mungkin telah membangun pusat data, fasilitas listrik, dan rantai pasokan terkait secara berlebihan, yang pada akhirnya menciptakan risiko siklus kredit serupa dengan krisis keuangan 2008, bukan krisis valuasi laba seperti gelembung internet tahun 2000.
Namun, Hayes percaya bahwa nilai jangka panjang AI tetap sangat besar. Ia menunjukkan bahwa sumber daya komputasi yang berjalan di dalam pusat data akan mendorong perkembangan "kehidupan berbasis silikon" dan memberikan dampak mendalam terhadap peradaban manusia, sebagaimana era kereta api.
Untuk dampak pasar, Hayes memperkirakan bahwa setelah gelembung AI meledak, pemerintah dan bank sentral berbagai negara mungkin mengambil langkah kebijakan moneter yang lebih agresif, memperbaiki sistem keuangan melalui "pencetakan uang dalam jumlah besar", mendorong aset berisiko memasuki siklus kenaikan kembali, dan pada akhirnya menguntungkan bitcoin.
Hayes menyatakan bahwa variabel inti dari siklus AI saat ini adalah apakah pasar modal salah menilai infrastruktur AI, dan penilaian ini akan menentukan arah pasar ke depan.

