Penulis: Artemis
Terjemahan: Deep Tide TechFlow
Panduan Tren:
Pembayaran kripto sedang mengalami "peralihan kekuatan" yang diam-diam. Penelitian terbaru dari Artemis menunjukkan bahwa pasar kartu kripto telah melompat dari posisi pinggiran pada awal 2023 menjadi raksasa dengan nilai 18 miliar dolar AS per tahun, dengan volume transaksi bulanan meningkat 15 kali lipat hanya dalam dua tahun.
Artikel ini secara mendalam menguraikan tiga lapisan dari tumpukan pembayaran kripto, dan mengungkapkan angka yang mengejutkan: Visa mendominasi lebih dari 90% dari volume transaksi kartu berbasis blockchain. Yang lebih penting lagi, industri sedang mengalami perubahan struktural menuju "penerbitan penuh tumpukan", di mana perusahaan seperti Rain dan Reap mengubah model ekonomi secara total dengan terhubung langsung ke Visa, menghindari bank tradisional. Dari kredit berbasis jaminan kripto di India hingga pembayaran sehari-hari dengan stablecoin di Argentina, kartu kripto sedang menjadi infrastruktur kunci bagi dolar digital masuk ke dunia nyata.
Seluruh teksnya adalah sebagai berikut:
Berita besar: Kami baru saja merilis laporan penelitian kartu kripto (Crypto Cards) yang paling terperinci di industri.
Ini bukan karena pasar ini kecil, melainkan karena secara diam-diam telah tumbuh menjadi pasar senilai 18 miliar dolar AS. Pada awal tahun 2023, volume transaksi kartu kripto per bulan hanya sekitar 1 miliar dolar AS. Namun hari ini, angka tersebut telah melebihi 1,5 miliar dolar AS.
Untuk hal ini, kami menghabiskan beberapa minggu untuk mendalami data, infrastruktur, dan perusahaan yang benar-benar membangun tumpukan ini. Berikut adalah temuan inti kami:

Pertama, mari kita lihat apa yang sebenarnya terjadi. Kartu kripto tidak dirancang untuk menggantikan Visa atau Mastercard, tetapi memanfaatkan keduanya.
Stablecoin (Mata Uang Stabil) Menyediakan dana untuk transaksi, sedangkanKartu (Cards) menyediakan lingkungan penerimaan merchant.

Tumpukan ini terbagi menjadi 3 lapisan:
- Lapisan Jaringan (Networks): Visa, Mastercard
- Penerbit dan Manajer Program (Issuers & Program Managers): Baanx, Bridge, dll.
- Aplikasi Pengguna (Consumer Apps): Dompet, bursa (seperti MetaMask, Phantom)
Inilah tempat persaingan kekuasaan yang paling sengit.

Meskipun Visa dan Mastercard masing-masing memiliki lebih dari 130 proyek kolaborasi kriptografi...
Namun, Visa menguasai lebih dari 90% dari volume transaksi kartu berbasis blockchain. Alasannya adalah karena mereka sejak dini telah membangun kemitraan strategis yang dalam dengan lapisan infrastruktur (Infrastructure Layer).


Perubahan struktural terbesar: Penerbit penuh tumpuk (Full-stack issuers).
Perusahaan seperti Rain dan Reap kini dapat langsung melakukan penerbitan kartu dan penyelesaian sebagai anggota inti Visa (Visa Principal Members).
Tanpa bank sponsor. Kontrol yang lebih kuat. Keuntungan ekonomi yang lebih tinggi.

Distribusi geografis mengungkapkan kasus penggunaan yang nyata. India: memiliki aliran uang kripto sebesar 338 miliar dolar AS. Peluang di sini adalah kredit berbasis jaminan kripto (karena UPI telah menang di bidang pembayaran kartu debit). Argentina: kasus penggunaan nyatanya adalah kartu debit stablecoin sebagai alat lindung nilai terhadap inflasi.

Di pasar negara berkembang, kartu kripto tidak menyelesaikan kebutuhan mendesak.
Target mereka adalah kelompok pengguna baru yang berharga: pengguna yang sudah memiliki saldo stablecoin dalam jumlah besar dan ingin menghabiskannya.

Pandangan kami sangat sederhana: stablecoin akan terus berkembang, dan kartu kripto akan mengikuti skalanya.
Mereka adalah infrastruktur yang membawa dolar digital ke dunia nyata.
Topik ini hanya berisi ringkasan terbaik. MembacaLaporan lengkapUntuk memahami secara mendalam.

