Setelah rebound signifikan pada awal September, pasar mulai beralih fokus ke ekspektasi pendapatan dari Robinhood Chain dan unlock token yang akan datang. Sementara harga naik cepat, peningkatan pasokan dan ekspansi leverage menjadi ujian berikutnya bagi Arbitrum.
Robinhood Chain mendorong pemulihan
Berdasarkan data pasar MetaMask yang dikutip, ARB sempat mendekati $0,197 pada 6 September, naik sekitar 49% dalam 24 jam, dan meningkat sekitar 127% sejak level 30 Agustus. Gelombang kenaikan ini juga mendorong kapitalisasi pasar Arbitrum melebihi $1,3 miliar, dengan aktivitas perdagangan yang jelas meningkat.
Data dari The Block menunjukkan bahwa Robinhood Chain yang dibangun berdasarkan teknologi Arbitrum mencatat rekor aktivitas pada awal September, dengan biaya pengguna harian mencapai $3,75 juta dan volume perdagangan DEX harian melebihi $1,5 miliar. Pasar karenanya mengevaluasi ulang kemampuan pendapatan ekosistem Arbitrum.
Revenue sharing is not equivalent to on-chain total fees
Robinhood Chain mendapat perhatian karena adanya hubungan otorisasi antara Arbitrum dan rantai yang menggunakan teknologinya. Menurut Program Ekspansi Arbitrum, jika rantai terkait tidak menyelesaikan transaksi di Arbitrum One, 10% dari pendapatan protokol bersih akan kembali ke ekosistem Arbitrum.
Dari jumlah tersebut, 8% masuk ke kas ArbitrumDAO, dan 2% dialokasikan ke Arbitrum Developer Guild. Ini berarti biaya pengguna yang dihasilkan oleh Robinhood Chain tidak akan mengalir secara proporsional langsung ke pemegang ARB atau DAO.
Dokumen resmi menunjukkan bahwa pendapatan Arbitrum pada paruh pertama tahun ini sebesar $6,19 juta. Pada Juli, biaya lisensi dari Expansion Program sekitar $360.000, atau 35% dari pendapatan DAO pada bulan tersebut. Ini menunjukkan bahwa Robinhood Chain memang membawa sumber pendapatan baru, namun jumlah aktual yang kembali perlu dibedakan dari total biaya di rantai.
92,65 juta token ARB akan memasuki sirkulasi
Sambil ekspektasi pendapatan meningkat, ARB juga akan mengalami peningkatan pasokan. Data dari DefiLlama menunjukkan bahwa Arbitrum akan melepaskan sekitar 92,65 juta ARB, yang terutama didistribusikan kepada anggota tim dan investor. Dengan harga sekitar $0,197, nilai token ini diperkirakan sekitar $18,2 juta.
Leverage di pasar derivatif juga meningkat secara sejalan. Menurut data CoinGlass, open interest futures ARB sekitar $308 juta, dengan volume perdagangan futures 24 jam sekitar $2,15 miliar. Penambahan unlock ditambah leverage tinggi berarti harga mungkin mengalami volatilitas lebih besar setelah kenaikan tajam.
Robinhood Chain baru-baru ini masih mengembangkan bisnis saham tertokenisasi, tetapi kontroversi seputar token AMC serta gangguan jaringan sebelumnya menunjukkan bahwa rantai baru ini masih menghadapi risiko operasional dan regulasi. Selanjutnya, pasar akan memantau apakah permintaan yang dihasilkan oleh Robinhood Chain mampu menyerap ARB yang baru beredar.

