Saham Apple Turun 4% Setelah Pendapatan Rekor di Laporan Keuangan Terakhir Tim Cook sebagai CEO

iconCryptoBriefing
Bagikan
AI summary iconRingkasan
Saham Apple turun sekitar 4% dalam perdagangan setelah jam pasar menyusul laporan laba terakhir Tim Cook sebagai CEO, meskipun mencapai pendapatan rekor sebesar $109,4 miliar dan peningkatan 16% year-over-year. Pendapatan iPhone mencapai $54,3 miliar, naik hampir 22%, sementara Mac dan Layanan juga mengalami pertumbuhan. Penurunan ini terjadi karena hasil Layanan dan iPad gagal memenuhi ekspektasi, dan investor memeriksa indeks fear and greed untuk menilai sentimen pasar. Beberapa trader kini beralih fokus ke altcoin untuk dipantau menyusul sinyal campuran dari saham-saham besar.

Saham Apple turun sekitar 4% dalam perdagangan setelah jam pasar setelah Tim Cook menyampaikan laporan keuangan terakhirnya sebagai CEO, meskipun perusahaan melaporkan pendapatan dan laba kuartal Juni rekor.

Cook dijadwalkan untuk mengundurkan diri dari posisi CEO pada 1 September setelah 15 tahun menjabat. John Ternus, kepala perangkat keras Apple, akan menjadi CEO, sementara Cook akan beralih ke posisi ketua eksekutif.

Apple melaporkan pendapatan kuartalan sebesar $109,4 miliar, naik 16% dari $94 miliar pada tahun sebelumnya. Laba bersih meningkat menjadi $29,8 miliar dari $23,4 miliar, sementara laba per saham yang dihitung secara terdilusi meningkat 29% menjadi $2,02.

Iklan

Perusahaan mencatat margin kotor sebesar 50,1%. Pengembalian tarif menambahkan sekitar dua poin persentase terhadap margin kotor dan meningkatkan laba sebesar $0,11 per saham.

Pendapatan iPhone naik hampir 22% menjadi rekor kuartal Juni sebesar $54,3 miliar. Pendapatan Mac meningkat 29% menjadi $10,4 miliar, sementara pendapatan Layanan naik 12% menjadi rekor $30,7 miliar.

Pendapatan iPad turun hampir 6% menjadi $6,2 miliar. Pendapatan dari Wearables, Rumah, dan Aksesori meningkat sekitar 6% menjadi $7,9 miliar.

Apple juga mencatat pertumbuhan di setiap segmen geografis. Pendapatan Greater China naik lebih dari 22% menjadi $18,8 miliar, sementara pendapatan Eropa meningkat menjadi $29,4 miliar dari $24 miliar pada tahun sebelumnya.

Reaksi saham negatif tampaknya mencerminkan hasil Layanan dan iPad yang lebih lemah dari yang diharapkan, bersama dengan kekhawatiran bahwa pengembalian tarif menyumbang sebagian dari kenaikan laba.

Hasil tersebut menandai kuartal Juni terkuat Apple dan memberikan Cook laporan akhir rekor sebelum Ternus mengambil alih kendali perusahaan pada September.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.