Model AI 'Mythos' dari Anthropic Bocor, Meningkatkan Kekhawatiran atas Keamanan Kripto

iconPANews
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Bocoran terbaru dari model AI unggulan Anthropic, 'Mythos', memicu kekhawatiran tentang keamanan blockchain, khususnya di ruang kripto. Insiden ini terjadi akibat kesalahan manusia pada sistem manajemen kontennya. Mythos, yang saat ini terbatas pada pelanggan akses awal, digunakan untuk keamanan kontrak, deteksi kerentanan, dan audit kontrak pintar. Kebocoran ini menimbulkan kekhawatiran tentang peran AI dalam memperkuat dan melemahkan keamanan blockchain.

PANews, 28 Maret, menurut laporan CoinDesk, Anthropic terungkap sedang menguji secara internal model AI terkuatnya hingga kini, "Mythos". Yang patut diperhatikan, Mythos digambarkan sebagai "membawa risiko keamanan siber yang belum pernah terjadi sebelumnya", yang memiliki dampak langsung terhadap industri kripto. Seiring peningkatan kemampuan AI, perannya dalam audit kontrak pintar, penemuan kerentanan, dan otomatisasi serangan akan semakin diperbesar, berpotensi memperdalam persaingan serangan-pertahanan di DeFi. Baru-baru ini, peristiwa seperti Ripple yang meluncurkan peningkatan keamanan AI, Ethereum Foundation yang mengembangkan keamanan anti-kuantum, serta stablecoin Resolv yang kehilangan pegangan karena kerentanan kontrak, semuanya menyoroti pentingnya masalah keamanan. Dalam persaingan di bidang AI, insiden ini juga berpotensi mengubah tolok ukur industri. Jaringan AI terdesentralisasi Bittensor baru-baru ini meluncurkan model Covenant-72B dan mendorong kenaikan TAO, tetapi lompatan teknologi dari laboratorium terpusat seperti Anthropic dapat semakin memperlebar kesenjangan kemampuan dengan solusi terdesentralisasi. Anthropic menyatakan bahwa Mythos saat ini hanya tersedia untuk pengujian oleh "klien akses awal", karena biayanya tinggi dan kemampuannya sensitif, sehingga belum siap untuk dirilis secara luas. Perusahaan juga mengakui bahwa kebocoran ini disebabkan oleh "kesalahan manusia" dalam sistem manajemen konten, dan telah menghapus cache publik terkait. Insiden ini juga dianggap sebagai peringatan: bahkan perusahaan AI yang fokus pada kemampuan keamanan siber pun dapat mengalami risiko kebocoran informasi besar akibat kesalahan operasional dasar.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.