Analisis Zach Rector telah memperingatkan bahwa XRP mendekati tingkat resistensi utama yang bisa mendukung pergerakan sementara ke arah yang lebih tinggi atau memicu koreksi jangka pendek.
Rektor membingkai istrinya komentar sebagai "peringatan kritis" bagi para pedagang jangka pendek yang melakukan navigasi di zona harga XRP saat ini. Sementara mencatat bahwa XRP masih bisa memperpanjang penguasaannya menuju $2,40, ia berargumen bahwa penolakan di dekat resistensi bisa memicu koreksi.
Analisisnya muncul saat legislatif kripto AS menghadapi keterlambatan. Ia mendorong para pedagang untuk memperhatikan sinyal harga maupun perkembangan kebijakan sebagaimana Harga XRP mendekati langkah penting.
Poin-Poin Penting
- Rektor memperingatkan komunitas XRP tentang risiko harga jangka pendek yang potensial.
- Analisis ini berfokus pada reaksi XRP terhadap tingkat Fibonacci, dengan FIB 0,236 berperan sebagai titik keputusan yang kritis.
- XRP masih bisa naik menuju kisaran $2,40, di mana formasi double-top potensial mungkin muncul.
- Perkembangan regulasi dan politik dapat bertindak sebagai katalis untuk meningkatkan volatilitas.
XRP Mendekati Tingkat Fibonacci Penting
Dalam sebuah tweet, Rector menjelaskan bahwa XRP telah sangat menghormati level Fibonacci selama kemajuan terbarunya. Ia menunjukkan bahwa token tersebut naik hingga sekitar $2,17 pada 14 Januari, membawanya lebih dekat ke zona keputusan yang penting.
Rektor menunjuk level Fibonacci 0,236 dekat $2,27 sebagai area penting berikutnya, di mana XRP bisa menghadapi penolakan atau bergerak lebih tinggi sejenak sebelum tekanan jual meningkat.
Menurutnya, penolakan pada tingkat ini akan menunjukkan momentum yang melemah, sementara pergerakan menuju $2,40 bisa menandai dorongan akhir yang lebih tinggi. Rector juga memperingatkan bahwa $2,40 bisa membentuk double top — pola bearish yang terjadi ketika harga gagal menembus level resistensi dua kali.
Sebagai konteks, setelah XRP naik ke $2,40 pada 6 Januari, token tersebut turun tajam dan akhirnya jatuh hampir ke $2,00.
Sejak saat itu, XRP telah pulih di atas $2,10 dan saat ini diperdagangkan sekitar $2,11, sedikit di bawah puncak hari sebelumnya. Jika harga kembali ke kisaran $2,40 dan mengalami hambatan, ini bisa memperkuat kasus untuk koreksi jangka pendek.
Ketidakpastian Regulasi Menambah Risiko Volatilitas
Di luar faktor teknis, Rektor menyoroti ketidakpastian politik dan regulasi di Amerika Serikat sebagai sumber potensi volatilitas utama. Ia secara khusus menyebut keterlambatan terkait RUU CLARITY, pemungutan suara markup yang akan datang, dan perkembangan politik di Washington, D.C., yang dapat memengaruhi sentimen dan mendorong penjualan untuk mengambil keuntungan.
Secara menonjol, Komite Perbankan Senat AS memiliki dibatalkan markup dari RUU CLARITY, yang awalnya dijadwalkan hari ini, setelah Coinbase secara terbuka menarik dukungannya terhadap RUU tersebut.
Reaksi Sejarah XRP terhadap Regulasi yang Terlambat
Secara historis, XRP sangat peka terhadap berita regulasi. Periode optimisme seputar kejelasan hukum sering kali memicu kenaikan kuat, sementara keterlambatan atau ketidakjelasan memicu volatilitas atau konsolidasi.
Sebagai contoh, XRP melonjak ke $3,34 pada Januari 2025 saat investor mengantisipasi penyelesaian cepat terhadap sengketa hukum jangka panjang Ripple. Namun, setelah adanya penundaan dalam penyelesaian tersebut dan tekanan makroekonomi yang lebih luas, harga turun di bawah $2,00.
Nantinya, pada Juli 2025, XRP pulih ke $3,65 setelah munculnya tanda-tanda bahwa penyelesaian semakin dekat. Hal ini memperkuat korelasi kuat aset tersebut dengan perkembangan regulasi.
Pada saat penerbitan, XRP diperdagangkan pada $2.11, turun 1,52% dalam 24 jam terakhir.
DisClamier: Konten ini bersifat informatif dan tidak boleh dianggap sebagai saran keuangan. Pendapat yang disampaikan dalam artikel ini mungkin mencakup pendapat pribadi penulis dan tidak mencerminkan pendapat The Crypto Basic. Pembaca didorong untuk melakukan riset menyeluruh sebelum mengambil keputusan investasi apa pun. The Crypto Basic tidak bertanggung jawab atas kerugian keuangan apa pun.

