- Analis menyoroti altcoin berbasis AI.
- Trader memindahkan modal NEAR ke FET.
- Harga FET sudah naik secara stabil.
Komunitas kripto telah mengalami bulan yang menarik, di mana sejumlah aset altcoin berhasil merebut kembali kisaran harga yang lebih tinggi, memicu harapan bullish bahwa fase puncak altseason akan segera dimulai. Sejauh ini, aset-aset seperti FET, NEAR, dan XLM telah mengalami kenaikan stabil dalam harga mereka, dan para analis berharap lonjakan ini berlanjut. Analis menyoroti altcoin AI, mengungkapkan peralihan modal NEAR yang membusuk ke FET.
Analis Menerangi Altcoin AI
Pada bulan sebelumnya, altcoin NEAR berhasil menggandakan harganya, mencatat kenaikan lebih dari 100%. Kenaikan tak terduga ini dikaitkan dengan kemajuan besar yang dicapai Near Protocol di sektor privasi dan AI, serta integrasi teknologi-teknologi ini secara mulus ke dalam ekosistemnya. Harga NEAR hampir langsung mengalami lonjakan bullish, meskipun momentum ini perlahan melemah.
Sebagian besar analis altcoin merespons secara bullish dan mengonfirmasi bahwa harga NEAR dapat terus naik mencapai ATH baru di kisaran $50, menjadikan harga NEAR jauh melampaui ATH sebelumnya yang berada di $20. Namun, sekarang karena momentum mulai melambat, sentimen bullish ini kembali dipertanyakan. Bisakah harga NEAR terus melonjak setelah modal kembali mengalir ke NEAR?
Seperti yang dapat kita lihat dari postingan di atas, trader ini telah mengungkapkan bahwa ia baru saja menutup posisi NEAR-nya yang tersisa dan telah mengalihkan sebagian modal tersebut ke altcoin FET. Ia juga membahas secara mendalam teori di balik FET dan menyoroti satu hal yang menonjol, yaitu pasar masih tampak sangat fokus pada aplikasi AI, sementara memberikan perhatian jauh lebih sedikit pada lapisan infrastruktur yang pada akhirnya dapat mendukungnya.
Mengungkapkan Perputaran Modal NEAR Ke FET
Ia menyimpulkan bahwa tim FET tidak hanya membangun token narasi AI lainnya, tetapi berusaha membangun ekosistem di mana agen otonom dapat menemukan, mengoordinasikan, bertukar data, dan melakukan transaksi satu sama lain tanpa bergantung sepenuhnya pada platform terpusat. Jika agen AI menjadi bagian bermakna dari ekonomi digital dalam beberapa tahun ke depan, infrastruktur yang menghubungkan agen-agen tersebut berpotensi menjadi jauh lebih berharga daripada yang diperkirakan banyak orang saat ini.
Yang juga memberinya beberapa kepercayaan diri adalah bahwa tim terus meluncurkan produk meskipun pasar memberikan perhatian relatif sedikit. Misalnya, Agent Launchpad sudah aktif, pengembangan ASI Chain terus berlanjut, dan fokus tetap pada memperluas utilitas nyata dari ekosistem daripada sekadar menciptakan antusiasme jangka pendek. Banyak proyek AI telah sangat ahli dalam memasarkan narasi, tetapi jauh lebih sedikit yang menghabiskan bertahun-tahun membangun produk di sekitarnya.


