Odaily Planet Daily melaporkan bahwa permintaan yang meningkat pesat terhadap daya komputasi AI menyebabkan harga chip penyimpanan naik signifikan, dengan tekanan kenaikan harga dari hulu menyebar ke terminal hilir. Baru-baru ini, Amazon menaikkan harga beberapa produk perangkat kerasnya. Di antaranya, model entry-level paling laris dari seri Echo mengalami kenaikan tertinggi, dari $49,99 menjadi $79,99, atau sekitar Rp538 ribu, dengan kenaikan sekitar 60%. Ebook reader versi dasar 16GB naik dari $109,99 menjadi $149,99, atau sekitar Rp1 juta, dengan kenaikan sekitar 36%.
Sebelum Amazon menaikkan harga, perusahaan teknologi seperti Apple, Microsoft, dan Dell telah merespons tekanan biaya dengan menaikkan harga produk dan mengurangi memori standar perangkat keras. Lembaga riset pasar IDC sebelumnya memperingatkan bahwa kekurangan memori global kemungkinan akan berlanjut hingga 2027, dan prediksi industri menunjukkan bahwa harga chip penyimpanan kemungkinan akan mencapai puncaknya pada 2028 sebelum perlahan menurun dan stabil. (CCTV Finance)
