Ajax memperlakukan daftar pemain Barcelona seperti lorong diskon. Klub Belanda tersebut, yang sudah mengamankan penjaga gawang Marc-André ter Stegen dengan pinjaman satu musim, kini dilaporkan mendorong untuk merekrut setidaknya satu penyerang tambahan dari Barcelona saat membentuk ulang skuadnya untuk kampanye 2026-27.
Target yang paling nyata tampaknya adalah Jofre Torrents, seorang penyerang muda dari jalur akademi Barcelona. Ajax telah mengusulkan kesepakatan pinjaman yang mencakup opsi untuk membeli 50% hak pemain dengan biaya sekitar €5 juta, sebuah struktur yang menunjukkan bahwa klub Amsterdam menginginkan lebih dari sekadar solusi sementara.
Pipa Ajax ke Barcelona semakin padat
Transaksi ter Stegen menetapkan nada. Kiper Jerman berpengalaman, yang kini berusia 34 tahun, secara resmi menyelesaikan peminjaman ke Ajax pada 4 Agustus 2026, bergabung dengan klub hingga 30 Juni 2027, dengan Ajax menanggung sebagian besar gajinya. Kesepakatan tersebut telah disepakati secara lisan pada awal Juli, dan mempertemukan kembali ter Stegen dengan pelatih Ajax, Míchel, yang memiliki ikatan sebelumnya dengan sang kiper dari masa-masa mereka yang tumpang tindih di sepak bola Spanyol.
Tetapi Ajax tidak berhenti di posisi kiper. Klub tersebut telah mengalihkan perhatiannya lebih jauh ke depan lapangan, dengan usulan Torrents saat ini sedang dalam tinjauan di Barcelona. Di luar Torrents, laporan menunjukkan Ajax sedang mengevaluasi setidaknya satu pemain sayap atau penyerang tambahan dari daftar Barcelona. Identitas target tersebut belum dikonfirmasi secara publik.
Mengapa Barcelona terus mengatakan ya
Meminjamkan pemain seperti ter Stegen, yang gajinya besar, memberikan bantuan langsung dalam laporan keuangan. Dan untuk pemain muda seperti Torrents, pinjaman ke klub dengan rekam jejak pengembangan seperti Ajax tidaklah hasil yang buruk.
Struktur hak 50% dalam usulan Torrents memberikan Ajax saham yang berarti dalam nilai masa depan pemain tanpa memerlukan Barcelona untuk memutuskan hubungan sepenuhnya. Jika Torrents berkembang dengan baik di Amsterdam, kedua klub mendapat manfaat dari penjualan di masa depan. Jika tidak, Barcelona setidaknya telah menghemat gaji dan memberikan pemain prospek menit bermain yang kompetitif.
Kesediaan Barcelona untuk mengejar beberapa kesepakatan sekaligus dengan satu klub juga menunjukkan tingkat kepercayaan antara kedua organisasi. Ajax dan Barcelona berbagi DNA filosofis melalui pohon pelatih Johan Cruyff, dan koneksi ini telah memfasilitasi transfer ke dua arah selama bertahun-tahun. Pindahnya Frenkie de Jong dari Amsterdam ke Camp Nou pada 2019 tetap menjadi salah satu contoh paling menonjol dari koridor antara dua klub ini.
