Sebuah agen AI baru saja mengalahkan sekitar 3.992 tim manusia dalam permainan mereka sendiri. AIRA₂, agen penelitian AI otonom yang dikembangkan oleh peneliti di laboratorium FAIR Meta, University College London, dan University of Oxford, menempati peringkat ke-8 dari 4.000 tim dalam kompetisi Kaggle yang berfokus pada penalaran AI, sekaligus memenangkan medali emas.
Apa yang sebenarnya dilakukan AIRA
Rangkaian agen AIRA (nama ini singkatan dari AI Research Agent) dirancang untuk secara otomatis menangani masalah teknik pembelajaran mesin yang kompleks. Alih-alih hanya menjalankan satu model dan berharap yang terbaik, AIRA menggunakan strategi eksekusi multi-GPU asinkron yang berjalan pada 8 GPU Nvidia H200.
Sistem ini menggunakan apa yang disebut tim peneliti sebagai protokol "Evaluasi Tersembunyi Konsisten", sebuah metode untuk mencegah agen memanfaatkan skor ujiannya sendiri. Agen juga menggunakan operator dinamis bergaya ReAct, yang berarti ia dapat bernalar melalui masalah langkah demi langkah, menyesuaikan pendekatannya secara real-time, dan mengeksekusi kode secara simultan di beberapa prosesor.
Di MLE-bench-30, sebuah benchmark terstruktur yang dibangun dari 30 kompetisi Kaggle nyata, AIRA₂ mencapai peringkat persentil rata-rata 81,5% setelah 24 jam komputasi. Berikan waktu 72 jam, dan angka tersebut naik menjadi 83,1%. Baseline terbaik sebelumnya dari agen lain berada di 72,7%, sehingga peningkatan AIRA₂ sekitar 9 poin persentase di atas pesaing.
Mengapa hal ini penting selain sekadar pamer
AIRA₂ melebihi kinerja terbaik manusia pada 6 dari 20 tugas dalam evaluasi AIRS-Bench. Selain itu, AIRA₂ memenangkan medali emas pada tugas-tugas Kaggle individu di mana versi sebelumnya dari agen gagal memperoleh penghargaan sama sekali.
Kerangka kerja ini membangun pendekatan AIRA-dojo yang disebut oleh tim, dirancang khusus untuk mengatasi keterbatasan agen sebelumnya. Keterbatasan tersebut mencakup throughput komputasi yang terbatas, overfitting evaluasi, kesenjangan generalisasi di berbagai jenis masalah, dan batasan operasional statis yang mencegah agen menyesuaikan strateginya selama tugas berlangsung.
Lanskap penelitian AI yang kompetitif
Kolaborasi antara Meta FAIR, UCL, dan Oxford patut diperhatikan karena bobot institusionalnya. Tim peneliti menyebarkan temuan mereka melalui preprint arXiv, saluran standar untuk penelitian AI terkini.
