Menurut laporan BlockBeats, pada 22 Januari, menurut laporan Bloomberg, tim pendiri perangkat lunak open source vLLM telah mendirikan perusahaan AI startup bernama Inferact. Perusahaan tersebut berhasil menyelesaikan putaran pendanaan awal (seed round) senilai 150 juta dolar AS dengan valuasi 800 juta dolar AS. Pendanaan dipimpin oleh Andreessen Horowitz (a16z) dan Lightspeed, dengan partisipasi dari Sequoia Capital, Altimeter Capital, Redpoint Ventures, dan ZhenFund.
Inferact fokus pada tahap inferensi dalam kecerdasan buatan, bertujuan menyelesaikan masalah biaya operasional model AI yang tinggi dan ketidakstabilan yang ada. Proyek ini awalnya berasal dari University of California, Berkeley, dan saat ini diawasi oleh PyTorch Foundation.
