Saham teknologi Asia telah terus turun dalam beberapa minggu terakhir, mendorong gelombang pelonggaran leverage dari ritel hingga institusional. Saldo margin pembiayaan di pasar seperti Korea secara jelas menurun, dan beberapa dana yang heavily weighted pada rantai pasokan AI juga menghadapi tekanan penutupan posisi akibat kerugian. Saham semikonduktor dan perangkat lunak menjadi pusat fluktuasi ini.
Pembiayaan dari Korea secara jelas menyusut
Data yang dikompilasi Bloomberg menunjukkan bahwa sejak akhir Juni, saldo margin pembiayaan di pasar Asia seperti Korea telah turun lebih dari 10%. Sebelumnya, dana bersifat leverage semacam ini menjadi pendorong utama kenaikan pasar saham lokal, terutama di sektor semikonduktor.
Data dari Bloomberg Intelligence menunjukkan bahwa aset yang dikelola dari ETF bersponsor Samsung Electronics dan SK Hynix yang terdaftar di Korea telah turun dari lebih dari $11 miliar pada 25 Juni menjadi $4,1 miliar pada hari Kamis. Selama dua minggu terakhir, arus dana untuk produk semacam ini juga berubah menjadi arus keluar bersih.
Dilaporkan bahwa dana AI melakukan penutupan posisi besar-besaran
Lebih penting lagi, dana hedge Situational Awareness yang didirikan oleh mantan peneliti OpenAI, Leopold Aschenbrenner, menurut sumber yang mengetahui hal ini, sedang menutup hampir semua posisi pasar publik untuk mengumpulkan kas guna memenuhi persyaratan margin.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa prime broker dana tersebut meliputi Bank of America, Goldman Sachs, dan JPMorgan Chase. Menurut sumber yang mengetahui hal ini, Citadel telah mencapai kesepakatan untuk mengakuisisi aset yang diperdagangkan publik dari dana tersebut. Besaran kerugian dana tersebut serta kebutuhan pendanaan spesifiknya belum dikonfirmasi.
Posisi terkonsentrasi pada infrastruktur AI
Dilaporkan bahwa dana tersebut sempat mencapai skala 45 miliar dolar AS pada awal Juli, tetapi kemudian mengalami kerugian besar akibat penurunan posisi terkait infrastruktur AI dan kegagalan short position pada saham perangkat lunak.
Menurut dokumen regulasi, posisi utama pada akhir kuartal pertama mencakup Nebius Group, SanDisk, Micron, dan CoreWeave, semua saham ini mengalami penurunan lebih dari 35% bulan ini. Sementara itu, instrumen seperti SK Hynix juga tumpang tindih dengan saham populer yang diperdagangkan dengan leverage tinggi oleh ritel Asia, sehingga pengurangan leverage bersamaan antara institusi dan ritel semakin memperkuat tekanan penjualan.
Informasi tambahan: Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa dana tersebut sebelumnya telah melakukan negosiasi mengenai penjualan saham Anthropic yang dimilikinya, tetapi kejelasan apakah transaksi tersebut selesai belum diketahui; juru bicara dana membantah klaim bahwa mereka sedang mempromosikan saham Anthropic.
