Bravos Research menyatakan bahwa saham konsep AI saat ini menyumbang sekitar 40% dari total kapitalisasi pasar saham AS. Konsentrasi ini telah mendekati tingkat yang terlihat sebelum gelembung internet tahun 2000 dan kejatuhan pasar tahun 1929, kembali memicu perhatian pasar terhadap valuasi saham teknologi.
Lembaga tersebut menyatakan bahwa indeks teknologi AS hampir berlipat ganda dalam 12 bulan terakhir. Melihat kembali 26 tahun terakhir, kenaikan sejenis hanya terjadi selama gelembung internet tahun 2000 dan fase kenaikan saham teknologi tahun 2021, menunjukkan bahwa perdagangan AI saat ini telah memasuki periode yang sangat terkonsentrasi.
Tingkat valuasi mendekati gelombang teknologi historis
Bravos Research percaya bahwa kinerja valuasi saham konsep AI saat ini memiliki kesamaan dengan gelombang teknologi sebelumnya. Ekspektasi tinggi pasar terhadap teknologi baru sedang mendorong aliran dana terus berkonsentrasi pada beberapa perusahaan teknologi besar.
Namun, lembaga tersebut juga menekankan bahwa gelombang teknologi masa lalu tidak berarti teknologi terkait tidak memiliki nilai nyata. Baik internet maupun inovasi teknologi sebelumnya pada akhirnya menerapkan penggunaan luas dalam jangka waktu yang lebih panjang dan memberikan dampak berkelanjutan terhadap aktivitas ekonomi.
Lingkungan likuiditas masih mendukung saham teknologi
Bravos Research menyatakan bahwa popularisasi teknologi sendiri tidak menentukan pergerakan harga saham; kondisi keuangan juga sangat penting. Secara historis, beberapa teknologi terus mengubah struktur ekonomi meskipun pasar mengalami penurunan, tetapi selama fase pengetatan likuiditas, minat investor terhadap aset berisiko tinggi biasanya menurun.
Lembaga tersebut berpendapat bahwa lingkungan likuiditas saat ini masih menguntungkan saham teknologi. Sejak 2023, sikap kebijakan Federal Reserve secara keseluruhan relatif longgar, dan pasar tidak membentuk ekspektasi umum akan kenaikan suku bunga lebih lanjut, yang terus mendukung saham pertumbuhan.
Kondisi umum gelembung belum hilang
Bravos Research menyatakan bahwa beberapa kondisi yang umum terjadi pada gelembung pasar saat ini masih ada, termasuk semangat investor yang tinggi, likuiditas yang cukup, dan momentum harga yang kuat.
Lembaga tersebut tidak menyangkal bahwa risiko sedang terakumulasi, tetapi berpendapat bahwa saham terkait AI masih berpotensi terus mendapat perhatian dana sebelum kondisi di atas secara jelas berbalik.
