Hampir satu dari lima dolar yang mengalir melalui pasar ETF AS kini mengejar kecerdasan buatan. Dana perdagangan yang terkait AI telah mencapai rekor 19% dari total volume perdagangan ETF AS, sebuah tonggak penting yang menunjukkan seberapa mendalam narasi AI telah menyerap perhatian Wall Street, dan seberapa besar modal tersebut mengalir keluar dari ekosistem kripto yang dulunya mengklaim gelar "masa depan teknologi".
Angka tersebut mencakup definisi luas "terkait AI," termasuk ETF semikonduktor, dana yang berfokus pada teknologi, instrumen chip memori, dan bahkan ETF bertema Korea Selatan, mengingat peran besar negara tersebut dalam manufaktur chip melalui perusahaan seperti Samsung dan SK Hynix.
Angka-di-balik-gelembung-AI-ETF
ETF yang berfokus pada AI menarik masuk dana sebesar $19 miliar pada tahun 2025. Naik dari $4,2 miliar pada tahun 2024, atau sekitar lonjakan 4,5 kali dalam satu tahun.
Saat ini terdapat sekitar 92 ETF AI yang terdaftar di AS dengan aset di bawah manajemen sekitar $50,8 miliar. Rasio biaya rata-rata berada di angka 0,74%, yang secara signifikan lebih tinggi daripada biaya serendah mungkin yang telah menjadi kebiasaan investor dengan dana indeks pasar luas.
Sebagai konteks, ETF yang terdaftar di AS secara keseluruhan mengalami aliran masuk total rekor sebesar $1,4 triliun pada 2025. Bagian AI dari porsi tersebut, sebesar $19 miliar, mungkin tampak sederhana dalam hal absolut. Namun, ketika diukur berdasarkan volume perdagangan daripada aset, dominasinya menjadi jelas.
Pemain kunci yang mendorong arus ini meliputi Global X Artificial Intelligence & Technology ETF (AIQ), VanEck Semiconductor ETF (SMH), dan Roundhill Generative AI & Technology ETF (CHAT).
Bagaimana kita sampai di sini
ChatGPT diluncurkan pada akhir 2022, dan lanskap ETF bertema AI terus berkembang tanpa henti sejak saat itu. Yang awalnya merupakan sudut sempit dalam investasi tematik kini telah menjadi kekuatan yang mendekati mendefinisikan pasar.
Jalur tanpa hambatan menuju pasar membantu menjelaskan mengapa kini ada 92 dana di kategori ini. Ketika mudah untuk meluncurkan dan permintaan investor tak terpuaskan, manajer aset akan terus menciptakan produk hingga musik berhenti.
Apa artinya ini bagi investor kripto
Angka volume perdagangan 19% menceritakan sebuah kisah tentang ke mana modal institusional dan ritel mengalir, dan saat ini, alirannya masuk ke instrumen ekuitas tradisional yang menawarkan paparan AI. Bukan ke token AI. Bukan ke jaringan komputasi terdesentralisasi. Bukan ke proyek AI-natif kripto.
Ada juga pertimbangan volatilitas. Ketika 19% volume perdagangan ETF terkonsentrasi pada satu klaster tematik, perubahan sentimen AI apa pun dapat menciptakan pergerakan pasar yang signifikan. Pergerakan tersebut cenderung merambat ke aset-aset yang berkorelasi, dan pasar kripto secara historis menunjukkan sensitivitas terhadap penurunan sektor teknologi.


