source avatarUSS Harmony Validator

Bagikan

Di sini saya kasih tahu ya, harga beras dunia turun dari sekitar $650 per ton menjadi sekitar $370 per ton karena Indonesia menutup pintu impor beras dari luar negeri. Selama ini, Indonesia adalah konsumen beras terbesar di dunia berdasarkan ketergantungan. Kita bukan lagi pasar beras internasional. Sementara negara-negara lain tidak seboros ini dalam mengonsumsi beras (bukan satu-satunya hidangan utama). Misalnya, Tiongkok, mereka cukup makan nasi sekali sehari karena bisa makan mi tiga kali sehari tanpa masuk angin. Negara-negara Arab? Bisa makan roti dan kebab tanpa masuk angin. Hanya Indonesia yang jika tidak makan nasi sehari, besoknya sakit. Mengapa? Karena salah satu visi besar rezim ini adalah mewujudkan kemandirian Indonesia, terutama di bidang tanaman pangan pokok. Soal harga, ya itulah satu-satunya cara agar petani mau bertani dan tidak melepaskan sawah-sawah mereka menjadi lahan perumahan KPR. Mau kamu makan aspal Summarecon? Mau Indonesia terus-menerus menjadi pasar beras, bukan produsen beras sendiri? Begitulah kira-kira ya.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.