Tether melaporkan laba bersih sebesar $1,04 miliar untuk kuartal pertama 2026, bersamaan dengan cadangan berlebih rekor sebesar $8,23 miliar.
Menurut attestasi terbarunya, total aset berada di angka $191,77 miliar, dibandingkan dengan $183,54 miliar dalam kewajiban, sebagian besar terkait dengan token yang dikeluarkan.
Angka-angka tersebut menunjukkan pertumbuhan berkelanjutan dalam skala penerbit stablecoin, dengan cadangan reservenya—yang sering dianggap sebagai ukuran ketahanan keuangan—mencapai level tertinggi sepanjang masa.
Surat berharga pemerintah tetap menjadi tulang punggung cadangan
Sebagian besar cadangan Tether tetap terkonsentrasi pada utang pemerintah AS.
Perusahaan melaporkan memiliki senilai $117,04 miliar dalam surat berharga pemerintah AS, dengan total setara kas dan setoran jangka pendek mencapai $141,22 miliar.
Alokasi ini mencerminkan pergeseran luas dalam beberapa tahun terakhir menuju aset yang sangat likuid dan berisiko rendah, yang menyelaraskan Tether lebih erat dengan struktur pasar uang tradisional.
Emas, bitcoin, dan pinjaman menambah diversifikasi—sekaligus kompleksitas
Di luar surat berharga pemerintah, Tether terus memegang berbagai aset alternatif.
Cadangannya mencakup:
- $19,84 miliar emas
- $6,62 miliar dalam bitcoin
- $15,83 miliar dalam pinjaman yang dijaminkan
Meskipun aset-aset ini memberikan diversifikasi, mereka juga memperkenalkan pertimbangan tambahan terkait volatilitas, likuiditas, dan eksposur lawan transaksi—terutama dalam kondisi pasar yang tegang.
Attestasi menyoroti batasan transparansi cadangan
Laporan tersebut, yang disiapkan oleh BDO, adalah suatu pernyataan validasi, bukan audit keuangan penuh.
Ini mencerminkan snapshot cadangan Tether pada titik waktu tertentu dan mengasumsikan kondisi pasar normal. Ini tidak mempertimbangkan potensi gangguan seperti tekanan likuiditas atau gagal bayar pihak lawan.
Perbedaan ini tetap menjadi pusat perdebatan berkelanjutan mengenai transparansi di sektor stablecoin.
Skala tumbuh seiring dengan terus berlanjutnya pengawasan
Hasil terbaru Tether menegaskan skala yang telah dicapai pasar stablecoin, dengan kewajiban yang terkait dengan token yang diterbitkan kini melebihi $183 miliar.
Pada saat yang sama, komposisi cadangan—dan kinerjanya di bawah tekanan—terus membentuk persepsi risiko di seluruh sektor.
Ringkasan Akhir
- Tether melaporkan keuntungan sebesar $1,04 miliar dan cadangan cadangan rekor sebesar $8,23 miliar, dengan Surat Berharga AS membentuk sebagian besar aset pendukungnya.
- Meskipun diversifikasi ke emas, bitcoin, dan pinjaman menambah cakupan, model attestasi dan campuran cadangan tetap menjadi kunci dalam mengevaluasi risiko stablecoin.



