
Para ilmuan dari Stanford dan Arc Institute menggunakan AI untuk menciptakan virus sintetik yang belum pernah dilihat sebelumnya, berdasarkan bakteriofag ΦX174. Dari 300 genom yang dihasilkan, 16 berfungsi, beberapa lebih efektif melawan E. coli. Kajian ini membuka isu etika dan keselamatan biologi. https://t.co/qOSlKmLisg
