Media luar negeri melaporkan bahwa dengan meningkatnya aktivitas transaksi XRP Ledger (XRPL), penggunaan nyata XRP kembali menjadi fokus diskusi. Sebuah makalah kerja dari Hong Kong pada Juni 2026 menjadikannya sebagai kasus untuk membahas fungsi token digital dalam pembayaran dan ekonomi tokenisasi, bukan hanya fokus pada kinerja harga.
Penelitian mencakup kasus XRP
Kertas kerja dari Lembaga Penelitian Moneter dan Keuangan Hong Kong ini memasukkan XRP ke dalam diskusi ekonomi blockchain yang lebih luas. Artikel tersebut menyebutkan bahwa XRP digunakan untuk menggambarkan bagaimana token berpartisipasi dalam operasi platform digital, khususnya dalam mengurangi biaya pada skenario penyelesaian lintas batas dan pembayaran.
Media asing berpendapat bahwa penelitian semacam ini tidak setara dengan adopsi nyata, tetapi menunjukkan bahwa perhatian kalangan akademis terhadap fungsi token digital semakin meningkat. Dibandingkan hanya membahas fluktuasi harga, perspektif penelitian mulai beralih lebih banyak ke penggunaan jaringan dan aktivitas ekonomi itu sendiri.
XRPL trading and ETF fund inflows rise
Artikel tersebut menyatakan bahwa institusi masih memperhatikan infrastruktur penyelesaian lintas batas yang lebih cepat dan berbiaya lebih rendah. Transaksi di XRPL biasanya dapat diselesaikan dalam 3 hingga 5 detik, dengan biaya per transaksi sekitar 0,0002.
Seiring dengan peningkatan penggunaan, aktivitas di rantai XRPL juga meningkat. Sebagian hari mencapai 2,7 hingga 3 juta transaksi. Sementara itu, ETF XRP spot telah mengalami arus masuk bersih kumulatif lebih dari $1 miliar sejak peluncurannya, dengan kepemilikan institusional sekitar 927 juta XRP.
RLUSD dan Ekspansi RWA
Selain pembayaran, stabilitas mata uang dan tokenisasi aset dunia nyata dalam ekosistem XRPL juga dianggap sebagai faktor pendukung. Artikel tersebut menyebutkan bahwa Ripple USD (RLUSD) telah mencapai volume transfer bulanan puluhan miliar dolar AS di jaringan XRPL.
Sementara itu, aset dunia nyata yang ditokenisasi di XRPL mencapai $2,25 miliar pada kuartal pertama 2026, meningkat 124% dalam satu kuartal. Meskipun harga mengalami tekanan, volume transaksi jaringan tetap meningkat 35%, menunjukkan bahwa penggunaan di rantai tidak melemah secara sejajar.

Media asing percaya bahwa perbedaan antara harga dan penggunaan ini mencerminkan bahwa pasar semakin menilai XRP berdasarkan aktivitas ekonomi nyata, bukan hanya emosi jangka pendek atau popularitas konsep.

