Komite DPR AS akan mengadakan sidang pada Juli mengenai Kebijakan Fed dan Regulasi Kripto

iconCoinEdition
Bagikan
AI summary iconRingkasan
  • Komite DPR AS merencanakan sidang pada Juli mengenai kebijakan Fed, pengawasan CFPB, dan aset digital.
  • Sidang CLARITY Act akan mengkaji aturan kripto dan pembagian pengawasan lembaga.
  • Undang-undang melindungi self-custody dan mengusulkan pengecualian pendanaan $50 juta untuk proyek-proyek.

Komite Jasa Keuangan Dewan Perwakilan Rakyat AS telah merinci daftar sidang untuk Juli yang akan mengkaji kebijakan moneter, regulasi keuangan konsumen, aset digital, pengawasan kejahatan keuangan, dan pembiayaan perumahan.

Jadwal mencakup dua sesi yang diawasi ketat pada 14 Juli dan 17 Juli, di mana para anggota legislatif akan meninjau laporan kebijakan moneter terbaru Federal Reserve dan membahas potensi dampak Undang-Undang CLARITY terhadap sektor aset digital.

Sidang ini merupakan bagian dari agenda komite yang lebih luas yang mencakup beberapa bidang regulasi keuangan. Anggota komite diharapkan mendengarkan kesaksian dari regulator dan meninjau perkembangan kebijakan yang sedang berlangsung yang memengaruhi pasar keuangan, perlindungan konsumen, dan teknologi muncul.

Laporan Federal Reserve dan Perlindungan Konsumen Sedang Ditinjau

Sidang pertama komite penuh hearing dijadwalkan pada 14 Juli dan akan berfokus pada laporan kebijakan moneter setengah tahunan Federal Reserve. Sesi ini akan memberikan kesempatan kepada para anggota legislatif untuk meninjau perkembangan kebijakan moneter terbaru dan mengajukan pertanyaan kepada pejabat Federal Reserve mengenai prospek bank sentral.

Sidang komite penuh kedua akan berlangsung pada 15 Juli untuk memeriksa laporan setengah tahunan Consumer Financial Protection Bureau (CFPB). Diskusi diharapkan berfokus pada kegiatan dan tanggung jawab pengawasan agensi tersebut.

Dengar Pendapat CLARITY Act akan Fokus pada Kerangka Aset Digital

Pada 17 Juli, Subkomite Aset Digital, Teknologi Keuangan, dan Kecerdasan Buatan akan mengadakan sidang lapangan di New York untuk memeriksa bagaimana CLARITY Act dapat memengaruhi inovasi keuangan dan aset digital.

Undang-undang tersebut bertujuan untuk membangun kerangka regulasi untuk aset digital dengan mendefinisikan kategori-kategori utama dan membagi tanggung jawab pengawasan di antara lembaga federal. Di bawah usulan ini, aset digital akan didefinisikan sebagai representasi digital dari nilai yang diamankan melalui kriptografi dan dicatat pada buku besar terdistribusi.

RUU tersebut akan mengklasifikasikan sejumlah token asli blockchain sebagai komoditas digital jika memenuhi kriteria spesifik terkait desentralisasi dan kematangan jaringan, bukan berfungsi terutama sebagai sekuritas yang terkait dengan promotor pusat. Token-token ini umumnya akan berada di bawah pengawasan Commodity Futures Trading Commission di pasar sekunder dan spot, sementara penawaran kontrak investasi tetap tunduk pada pengawasan Securities and Exchange Commission.

DeFi, Self-Custody, dan Ketentuan Pendanaan

Undang-Undang CLARITY juga berisi ketentuan terkait aktivitas keuangan terdesentralisasi. Mengoperasikan node jaringan, menyediakan layanan oracle, dan mengembangkan protokol non-custodial umumnya tidak memerlukan pendaftaran sebagai broker-dealer atau bursa, meskipun aturan anti-penipuan dan anti-manipulasi tetap berlaku. Usulan tersebut juga mencakup perlindungan untuk self-custody dan menciptakan jalur pendaftaran sementara untuk bursa, broker, dan dealer komoditas digital.

Untuk proyek blockchain yang mencari pendanaan, undang-undang tersebut akan mewajibkan pengecualian yang memungkinkan penggalangan modal hingga $50 juta, disesuaikan dengan inflasi, asalkan jaringan dasar diharapkan mencapai desentralisasi dalam waktu sekitar empat tahun.

Terkait:Kelompok Crypto Mendesak Kongres untuk Mengesahkan RUU Pajak Penambangan dan Staking Tanpa Perubahan

Penafian: Informasi yang disajikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan pendidikan. Artikel ini tidak merupakan nasihat keuangan atau nasihat apa pun. Coin Edition tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan konten, produk, atau layanan yang disebutkan. Pembaca disarankan untuk berhati-hati sebelum mengambil tindakan apa pun yang terkait dengan perusahaan.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.