Kerangka Kerja Crypto Baru FCA Inggris Menghadapi Tantangan Kepatuhan

iconKuCoinFlash
Bagikan
AI summary iconRingkasan

Berita ME, 5 Juli (UTC+8), Otoritas Perilaku Keuangan Inggris (FCA) secara resmi mengumumkan kerangka regulasi aset kripto minggu ini, yang secara luas dinilai industri sebagai pendekatan internasional yang menekankan "akses ke likuiditas global", namun proses implementasinya masih menghadapi tantangan signifikan dalam hal kepatuhan dan persetujuan. Menurut aturan baru, FCA mengizinkan platform perdagangan luar negeri untuk melayani pengguna Inggris melalui cabang lokal yang berlisensi, serta mengakses infrastruktur perdagangan global, sehingga menghindari pembentukan kolam likuiditas lokal yang tertutup. Selain itu, stablecoin yang diterbitkan di luar Inggris juga dapat beredar di pasar Inggris, posisi ini dianggap jelas berbeda dari model isolasi regional dalam Undang-Undang Pasar Aset Kripto Uni Eropa (MiCA). Mekanisme "Platform Perdagangan Aset Kripto yang Memenuhi Syarat" (QCATP) dalam aturan baru dianggap sebagai struktur kunci yang menghubungkan bursa global dengan pasar Inggris, berpotensi meningkatkan efisiensi harga dan kedalaman pasar. Namun, para ahli industri menunjukkan bahwa FCA belum secara jelas menentukan yurisdiksi mana yang dianggap "memiliki perlindungan regulasi yang sebanding", ketidakpastian ini dapat memengaruhi keputusan strategis perusahaan. Selain itu, aturan terkait keuangan terdesentralisasi (DeFi) belum sepenuhnya jelas; sebagian pelaku khawatir bahwa skema awal mungkin membatasi akses platform terpusat ke ekosistem DeFi, membuat Inggris tertinggal dalam inovasi terkait dibanding yurisdiksi lain. Dalam aspek kepatuhan, para pengacara menunjukkan bahwa dalam kerangka Undang-Undang Jasa Keuangan dan Pasar baru, proses lisensi mungkin sangat ketat; data historis menunjukkan tingkat persetujuan aplikasi pendaftaran anti-pencucian uang FCA kurang dari 15%. Sistem baru juga akan mencakup berbagai persyaratan regulasi multidimensi, termasuk tanggung jawab konsumen, tingkat kecukupan modal, ketahanan operasional, dan akuntabilitas manajemen puncak, yang secara signifikan meningkatkan ambang masuk. Industri percaya bahwa kerangka ini secara keseluruhan menyediakan dasar institusional bagi masuknya modal institusional ke pasar kripto, tetapi apakah Inggris benar-benar dapat menjadi pusat kripto global akan bergantung pada tingkat kepastian dan efisiensi pelaksanaan regulasi dalam beberapa bulan mendatang. (Sumber: ChainCatcher)

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.