Menurut laporan CoinDesk, sumber yang mengetahui mengungkapkan bahwa draf gabungan terbaru dari Undang-Undang Transparansi Pasar Aset Digital (Clarity Act) AS kemungkinan akan diumumkan paling awal minggu depan, dengan Senat diperkirakan akan melanjutkan pembahasannya pada minggu 20 Juli. Draf gabungan ini dirumuskan melalui konsultasi bersama antara Komite Perbankan Senat dan Komite Pertanian, menambahkan lebih dari 70 halaman konten baru serta memperkuat ketentuan perlindungan konsumen. Namun, undang-undang ini masih menghadapi sejumlah hambatan: Partai Demokrat tetap menuntut pembatasan terhadap hubungan bisnis pejabat pemerintah tingkat tinggi (termasuk presiden) dengan industri kripto, namun para pihak belum mencapai kompromi mengenai ketentuan etika ini; selain itu, masalah hak prerogatif federal, nominasi komisaris SEC dan CFTC, serta isu-isu lainnya masih belum terselesaikan, dan Gedung Putih tidak terlibat dalam negosiasi terbaru. Untuk lolos di Senat, undang-undang ini memerlukan ambang batas 60 suara, dengan jendela waktu yang sangat terbatas—Senat hanya memiliki sekitar empat minggu jadwal tersisa pada Juli dan awal Agustus, sementara perselisihan internal di kalangan Republikan di Dewan Perwakilan Rakyat terus berlanjut, semakin meningkatkan ketidakpastian legislatif.
Draf Undang-Undang Kejelasan AS Mungkin Dirilis Minggu Depan
TechFlowBagikan
Seperti dilaporkan oleh TechFlow, para insider mengungkapkan bahwa draf terkonsolidasi terbaru dari Undang-Undang Transparansi Pasar Aset Digital AS (Clarity Act) dapat dirilis secepat minggu depan, dengan ketentuan CFTC dimasukkan dalam kerangka yang diperbarui. Senat diharapkan akan mempercepat tinjauannya selama minggu ke-20 Juli. Draf yang dinegosiasikan oleh Komite Perbankan dan Pertanian Senat menambahkan lebih dari 70 halaman dan memperkuat perlindungan konsumen. RUU ini masih menghadapi hambatan, termasuk perselisihan mengenai hubungan pemerintah dengan crypto, prioritas federal yang belum terselesaikan, dan pengangkatan komisaris SEC dan CFTC yang terhenti. Tanpa keterlibatan Gedung Putih, jalur ke depan tetap tidak pasti. RUU ini memerlukan 60 suara untuk disahkan, dengan hanya empat minggu tersisa di Juli dan awal Agustus. Sementara itu, Republikan DPR tetap terpecah. BTC sebagai lindung nilai terhadap inflasi tetap menjadi poin utama dalam diskusi kebijakan yang lebih luas.
Sumber:Tampilkan versi asli
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.
