Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dilaporkan telah terlibat dalam pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi mengenai rencana kunjungan Presiden Tiongkok Xi Jinping ke Amerika Serikat pada bulan September ini. Dialog antara Rubio dan Wang menandakan kelanjutan upaya diplomatik untuk mengelola hubungan bilateral yang kompleks antara kedua negara, yang ditandai oleh persaingan yang terkendali dan sengketa panjang mengenai Taiwan, perdagangan, dan kehadiran militer di Laut Cina Selatan. Pembicaraan ini menunjukkan kemungkinan penurunan ketegangan, seiring kedua pihak mencari area kerja sama. Pembicaraan yang sedang berlangsung merupakan bagian dari persiapan untuk kunjungan Xi, yang telah dinyatakan secara publik oleh kedua negara sebagai sedang dipertimbangkan.
Poin Utama
- Diskusi Rubio dengan Wang Yi tampaknya sejalan dengan upaya mempertahankan saluran diplomatik terbuka antara AS dan Tiongkok, menunjukkan kemungkinan kemajuan menuju kunjungan Xi Jinping ke AS.
- Harga pasar untuk kunjungan Xi yang terjadi sebelum akhir 2026 meningkat, saat ini mencerminkan kemungkinan 92,5%, naik dari 92% pada hari sebelumnya.
- Perkembangan ini dapat menunjukkan bahwa keterlibatan tingkat tinggi mendukung kemungkinan kunjungan Xi, meskipun masalah geopolitik signifikan tetap ada.
Apa yang Harus Diperhatikan
Pengamat harus memantau pengumuman resmi terkait rencana perjalanan Xi Jinping, karena hal ini dapat lebih memengaruhi sentimen pasar. Selain itu, pantau pernyataan dari pejabat utama AS dan Tiongkok yang dapat memperkuat atau melemahkan ekspektasi terhadap kunjungan tersebut. Perkembangan dalam perjanjian perdagangan atau komunikasi militer antara kedua negara juga dapat memberikan indikasi lebih lanjut mengenai kemungkinan kunjungan berlangsung sesuai rencana.
Dapatkan analisis pasar prediksi langsung, didukung oleh Vera. Daftar untuk Vera.
