SEC Menggugat Mining Automatic karena Penipuan Penambangan Kripto Senilai $22 Juta

icon币界网
Bagikan
AI summary iconRingkasan
Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) mengajukan gugatan terhadap Mining Automatic dan Zan Shaikh atas penipuan penambangan kripto senilai $22 juta yang melibatkan lebih dari 380 investor. Dari Juni 2023 hingga Mei 2025, perusahaan tersebut menjanjikan pengembalian bulanan dengan menggunakan dana untuk penambangan, tetapi hanya 13% yang dialokasikan untuk biaya penambangan. Sisanya dihabiskan untuk pemasaran dan pengeluaran tidak terkait. Kasus ini menyentuh kekhawatiran CFT dan menyoroti risiko dalam likuiditas serta pasar kripto. Perusahaan dan Shaikh menyelesaikan kasus tanpa mengakui kesalahan, dengan $20 juta masih belum dikembalikan.
Berita CoinWorld:

Pada tanggal 20, Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) menyatakan telah menggugat Mining Automatic dan pemiliknya, Zan Shaikh. Regulator menyatakan bahwa keduanya mengumpulkan sekitar $22 juta dari lebih dari 380 investor melalui bisnis penambangan kripto yang disebut-sebut, dengan janji memberikan pengembalian bulanan yang stabil.

Penggalangan dana dan tujuan dana

SEC menuduh perusahaan ini beroperasi dari Juni 2023 hingga Mei 2025. Para investor diberitahu bahwa dana akan digunakan untuk membeli sumber daya komputasi guna memverifikasi transaksi blockchain dan mendapatkan hadiah penambangan.

Namun, regulator menyatakan bahwa pendapatan penambangan sebenarnya tidak cukup untuk memenuhi janji tersebut. Menurut SEC, hanya sekitar 13% dari dana yang terkumpul digunakan untuk biaya terkait penambangan, sedangkan sebagian besar sisanya dialihkan ke pemasaran, pengeluaran pribadi, dan bisnis lain yang tidak terkait.

Tuduhan regulasi

SEC juga menyatakan bahwa Shaikh dan Mining Automatic memberikan pernyataan palsu mengenai pengalaman penambangan, kemampuan teknis, kinerja masa lalu, serta penggunaan dana mereka. Seiring keterlambatan pengembalian dana, mereka juga memberikan penjelasan yang menyesatkan kepada investor.

Menurut gugatan, proyek ini setidaknya gagal mengembalikan lebih dari $20 juta kepada investor. SEC menuduh kedua tergugat melanggar ketentuan pendaftaran dan anti-penipuan dalam undang-undang sekuritas, serta meminta pengadilan untuk menyetujui perintah larangan dan penalti lebih lanjut.

Proses selanjutnya

Saat ini, Shaikh dan Mining Automatic telah menyetujui putusan pengadilan, tetapi tidak mengakui maupun membantah tuduhan terkait. Jika mendapat persetujuan pengadilan, kedua belah pihak akan dilarang secara permanen untuk kembali melanggar hukum sekuritas terkait.

SEC juga menyatakan bahwa kasus ini diselidiki oleh departemen jaringan dan teknologi muncul serta kantor wilayah Boston.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.