Pesan BlockBeats, 21 Juni, CEO Palantir baru-baru ini menyampaikan pernyataan kontroversial yang secara langsung menyatakan bahwa kecerdasan buatan akan memberikan dampak besar terhadap posisi ekonomi kelas pekerja kantor berpendidikan tinggi, yang merupakan basis suara inti Partai Demokrat.
Dia menyatakan bahwa teknologi AI akan secara signifikan melemahkan pengaruh ekonomi pemilih berpendidikan tinggi, dan memberikan peringatan keras terhadap siapa pun yang percaya hal ini tidak akan menimbulkan konsekuensi politis, menyebut gagasan semacam itu "sama saja dengan berada di rumah sakit jiwa." Ia lebih lanjut menekankan, "Kita tidak boleh membiarkan teknologi ini menggulingkan dasar demokrasi pemilih manusia."
Pernyataan ini secara langsung menghubungkan dampak ekonomi AI dengan politik partai, memicu perhatian luas di kalangan teknologi dan politik. Hingga kini, Palantir belum memberikan penjelasan lebih lanjut terkait pernyataan tersebut.
---------------------------------
Klik tautan asli di bawah ini untuk bergabung dengan saluran berita Beating · Feishu AI, yang memantau secara terus-menerus 7×24 jam tren dan berita AI global.
