Menurut PANews, CEO Nansen, Alex Vanovic, membahas masa depan analitik on-chain, agen AI, dan evolusi industri kripto dalam sebuah wawancara baru-baru ini. Ia menyoroti bagaimana aplikasi mobile Nansen menggunakan AI untuk menyederhanakan data on-chain bagi pengguna, memungkinkan mereka melacak pergerakan 'smart money' dan melakukan perdagangan. Vanovic juga menjelaskan model tiga tahap untuk narasi kripto—inovasi, peniruan, dan produksi industri berlebihan—serta memprediksi bahwa stablecoin dan aset dunia nyata (RWA) akan membawa era 'dunia nyata' baru yang jauh lebih besar daripada pasar saat ini. Selain itu, ia berbagi wawasan tentang pertumbuhan Hyperliquid, potensi DeFi, dan konsep 'Network State' yang dikemukakan oleh Balaji Srinivasan.
CEO Nansen Membahas Agen AI, Model Tiga Tahap Crypto, dan Awal dari 'Era Dunia Nyata'
PANewsBagikan
Sumber:Tampilkan versi asli
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.