Perusahaan elektronik konsumen Korea, LG Electronics, sedang memperkenalkan bisnis iklan ke sistem blockchain. Perusahaan ini memilih bekerja sama dengan Arbitrum untuk mengembangkan jaringan lapisan dua miliknya, menunjukkan bahwa penggunaan blockchain oleh perusahaan besar sedang berkembang dari skenario keuangan ke operasi sehari-hari dan sistem pemasaran.
LG mendorong jaringan iklan ke blockchain
Menurut Fortune, LG telah mengembangkan jaringan blockchain lapisan dua yang ditujukan untuk bisnis periklanan, dengan partisipasi Arbitrum. Arbitrum adalah protokol lapisan dua yang dibangun di atas Ethereum, dengan fokus pada biaya yang lebih rendah dan kemampuan pemrosesan transaksi yang lebih cepat.
LG adalah perusahaan elektronik konsumen besar Korea yang memiliki bisnis di bidang televisi, laptop, dan peralatan rumah tangga, dengan pendapatan tahunan melebihi 60 miliar dolar AS. Langkah ini menunjukkan bahwa adopsi teknologi buku besar terdistribusi oleh perusahaan sedang berkembang dari pembayaran keuangan ke sistem pemasaran dan operasional.
Penerapan perusahaan terus diperluas
Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak perusahaan besar yang mencoba menerapkan blockchain ke dalam proses bisnis spesifik, bukan hanya terbatas pada skenario terkait aset kripto. Laporan menyebutkan bahwa Walmart pernah memanfaatkan blockchain untuk merevolusi proses pelacakan keamanan pangan, mengurangi waktu pelacakan rantai pasok dari lebih dari 6 hari menjadi 2,2 detik.
Selain ritel, IBM juga meluncurkan solusi rantai pasok berbasis blockchain, sementara Microsoft mengintegrasikan kemampuan terkait ke platform cloud Azure untuk aplikasi enterprise. LG membawa jaringan iklan ke blockchain, memperluas cakupan penggunaan blockchain dalam sistem internal perusahaan.

ARB naik setelah rilis pesan
Didorong oleh berita, token asli Arbitrum, ARB, sempat naik lebih dari 7% dalam 24 jam, mencapai $0,0834. Menurut data CoinDesk, selama periode yang sama, bitcoin juga naik lebih dari 3% menjadi $63.500, dengan seluruh pasar kripto mengalami pemulihan.
Namun, dari segi kinerja harga, kenaikan ARB juga sejalan dengan pemulihan pasar secara keseluruhan, bukan semata-mata didorong oleh berita kerja sama perusahaan tunggal. Bagi Arbitrum, proyek perusahaan besar seperti LG memiliki makna yang lebih langsung, yaitu memperluas skenario bisnis nyata untuk jaringan lapisan dua-nya.

