Ekonom utama Bank Sentral Eropa, Philip R. Lane, membawa argumennya menentang stablecoin yang dikeluarkan secara pribadi ke salah satu panggung terbesar dalam keuangan. Sesi-nya di Deutsche Bank Forum di London, yang dijadwalkan pada 19 Juni, akan membahas kebijakan moneter di bawah ketidakpastian, ketahanan sistem keuangan, pasar kredit pribadi, dan pertanyaan yang semakin membingungkan tentang apa yang dimaksud stablecoin bagi euro.
Masalah stablecoin, menurut pandangan ECB
Dalam komentarnya pada tahun 2025 mengenai topik ini, Lane menyoroti beberapa risiko spesifik. Stablecoin, menurutnya, dapat mengganggu perantaraan perbankan tradisional. Jika orang menyimpan uang mereka dalam stablecoin alih-alih setoran bank, bank memiliki modal lebih sedikit untuk memberikan pinjaman, dan keputusan suku bunga ECB menjadi kurang efektif dalam mengarahkan perekonomian.
Lane juga menunjukkan dinamika persaingan yang sedang berlangsung. Stablecoin dominan yang beredar saat ini sebagian besar berdenominasi dolar. Dunia di mana token-token tersebut menjadi jalur pembayaran digital baku di Eropa pada dasarnya akan menyerahkan sebagian kedaulatan moneter zona euro kepada perusahaan-perusahaan Amerika swasta.
Euro digital sebagai jawaban
Solusi yang diusulkan Lane konsisten: membangun alternatif publik. Euro digital, sebagaimana digambarkan oleh ECB, akan berfungsi sebagai mata uang digital yang dikeluarkan oleh bank sentral dan bersaing langsung dengan stablecoin swasta dalam hal kenyamanan, sekaligus mempertahankan kemampuan ECB untuk menjalankan kebijakan moneter.
Apa artinya ini bagi investor kripto
Penampilan Lane di Forum Deutsche Bank penting bagi pasar kripto karena ia duduk di Dewan Eksekutif ECB, yang berarti pandangannya secara langsung memengaruhi keputusan kebijakan yang memengaruhi lebih dari 350 juta warga zona euro.
Jika ECB bergerak lebih agresif menuju regulasi stablecoin, atau mempercepat jadwal euro digital, penerbit stablecoin yang beroperasi di pasar Eropa dapat menghadapi persyaratan kepatuhan yang lebih ketat, standar cadangan yang lebih tinggi, atau larangan langsung terhadap kegiatan tertentu.




