Kepala: Dewan penasihat Coinbase mendesak Bitcoin untuk mulai merencanakan migrasi kuantum sekarang juga Dewan penasihat independen Coinbase yang terdiri dari para ahli kriptografi menyerukan tindakan segera untuk mempersiapkan Bitcoin menghadapi masa pasca-kuantum. Dalam laporan Juni — yang ditulis oleh panel yang mencakup peneliti Ethereum Foundation Justin Drake — dewan tersebut memperingatkan bahwa meskipun komputer kuantum saat ini tidak mengancam Bitcoin, ketidakpastian mengenai kemajuan masa depan membuat perencanaan dini sangat penting untuk menghindari gangguan di masa mendatang. Mengapa ini penting: - Laporan ini berfokus pada koin yang dilindungi oleh skema tanda tangan ECDSA dan Schnorr lama. Kunci publik yang terpapar di blockchain bisa menjadi rentan jika komputer kuantum yang cukup kuat muncul, menciptakan vektor serangan potensial untuk mengambil kendali penuh atas dana-dana tersebut. - Dewan penasihat menekankan bahwa keputusan tentang cara menangani koin yang rentan harus diambil melalui proses konsensus Bitcoin, bukan dipaksakan oleh para peneliti atau sekelompok kecil pihak. Para penulis secara eksplisit menolak mendukung hasil tertentu untuk aset lama. Perdebatan di dalam Bitcoin: - Satu kelompok mendukung penetapan batas waktu migrasi, setelah itu skema tanda tangan lama tidak lagi diterima, secara efektif membekukan koin yang belum dipindahkan ke alamat tahan-kuantum. Pendukungnya mengatakan ini akan membatasi potensi serangan kuantum masa depan untuk mengendalikan saldo BTC besar. - Penentang menyebut kebijakan semacam ini setara dengan penyitaan, yang merusak prinsip-prinsip Bitcoin tentang ketidakberubahan dan kendali pengguna dengan membuat koin yang sebelumnya bisa dibelanjakan menjadi tidak bisa dibelanjakan. - Dewan penasihat Coinbase tidak memihak, tetapi justru mendesak komunitas untuk menentukan pendekatan akhir melalui konsensus. Seberapa besar potensi paparannya? - Laporan memperkirakan sekitar 1,7 juta BTC berada di alamat pay-to-public-key lama di mana kunci publik sudah terungkap dan karenanya berpotensi rentan. - Banyak dana ini diyakini berada di dompet yang hilang, termasuk aset yang umumnya dikaitkan dengan Satoshi Nakamoto. - Mengutip penelitian Project11, laporan tersebut menambahkan bahwa hingga 5 juta BTC bisa terpapar melalui penggunaan ulang alamat, meskipun sebagian besar diyakini berada di dompet yang masih dikendalikan oleh pengguna aktif dan institusi. Alat dan mekanisme migrasi yang diusulkan Laporan ini mengkaji beberapa usulan yang dimaksudkan untuk memperlancar transisi ke keamanan tahan-kuantum: - Hourglass: membatasi jumlah BTC dari alamat rentan yang dapat dipindahkan per blok untuk mengurangi risiko masuknya jumlah besar koin yang dipulihkan ke sirkulasi secara mendadak. - BIP-361: memungkinkan bukti kepemilikan menggunakan kriptografi pasca-kuantum bahkan setelah tanda tangan lama ditinggalkan. - PACTs (Post Quantum Address Commitments): memungkinkan pengguna untuk berkomitmen pada alamat aman-kuantum di masa depan sebelum batas waktu migrasi tanpa harus memindahkan dana secara langsung ke blockchain. Rekomendasi dan langkah selanjutnya Meskipun dewan penasihat tidak sampai menentukan bagaimana aset lama harus ditangani, mereka menyampaikan dua seruan tindakan yang jelas: 1) Mulai mengembangkan alat dan infrastruktur migrasi tahan-kuantum sekarang juga. 2) Berikan pengguna Bitcoin informasi yang jelas dan terlebih dahulu mengenai risiko serta jalur migrasi yang tersedia jauh sebelum komputasi kuantum menjadi ancaman praktis. Konteks Laporan ini muncul saat Coinbase terus memperluas platformnya, bertujuan mengintegrasikan perdagangan, pinjaman, pembayaran, derivatif, dan layanan berbasis AI ke dalam satu ekosistem keuangan terpadu. Pesan dewan penasihat menjadikan migrasi kuantum sebagai tantangan teknis dan tata kelola yang harus segera ditangani oleh komunitas Bitcoin, bukan sebagai hipotesis jauh di masa depan.
Dewan Penasihat Coinbase Mendesak Bitcoin untuk Mulai Bersiap Menuju Migrasi Kuantum
ChainGPTBagikan
Dewan penasihat Coinbase yang terdiri dari para ahli kriptografi mendesak jaringan Bitcoin untuk mulai mempersiapkan masa depan pasca-kuantum. Dalam laporan terbaru, kelompok ini memperingatkan bahwa alamat pay-to-public-key yang lebih lama—yang terkait dengan kerentanan kunci pribadi—dapat berisiko jika komputasi kuantum berkembang lebih cepat dari yang diperkirakan. Laporan tersebut memperkirakan 1,7 juta BTC mungkin terpapar. Untuk mengatasi hal ini, dewan mengusulkan alat-alat seperti Hourglass, BIP-361, dan PACTs untuk membantu pengguna blockchain lapisan 1 bermigrasi ke keamanan yang tahan kuantum. Dewan penasihat menekankan bahwa setiap perubahan harus mengikuti proses konsensus Bitcoin. Dewan juga menyerukan pengembangan infrastruktur awal dan pendidikan pengguna sebelum ancaman kuantum potensial terwujud.
Sumber:Tampilkan versi asli
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.