Pesan AI ME, 22 Juli (UTC+8), Cisco merilis postingan yang mengumumkan peluncuran seri model bahasa kecil Antares, model yang secara khusus dirancang untuk mengidentifikasi kerentanan. Saat ini, versi dengan parameter 350M dan 1B telah dirilis di Hugging Face (klik di sini untuk mengakses), dan versi dengan parameter 3 miliar (3B) akan dirilis selanjutnya.
Menurut informasi, Antares bukanlah model AI yang mampu secara mandiri menemukan kerentanan tak dikenal; desainnya bertujuan untuk membantu staf keamanan dalam lokalisasi kerentanan (Vulnerability Localization). Setelah menerima jenis kerentanan CWE dan deskripsi terkait, model akan menggunakan perintah terminal untuk mencari repositori kode, lalu menghasilkan laporan pemeriksaan guna membantu staf keamanan meningkatkan efisiensi tinjauan manual.
Untuk mengevaluasi kinerja model Antares, Cisco melakukan benchmark lokalisasi kerentanan (Vulnerability Localization Benchmark) yang mencakup 290 repositori kode nyata, 147 jenis kerentanan CWE, dan 500 tugas pengujian. Menurut laporan teknis yang dirilis Cisco, Antares-1B mencapai tingkat recall deteksi file kerentanan sebesar 22,4%, menempati peringkat tertinggi di antara semua model yang diuji, sedikit lebih tinggi dari GPT-5.5 yang sebesar 22,1%.
Cisco menyatakan bahwa karena model Antares berukuran kecil, ia dapat langsung di部署 di lingkungan lokal dan dijalankan di jaringan perusahaan, dengan fitur ringan dan privasi. Namun, fungsinya terbatas dan hanya dapat digunakan sebagai alat bantu; perusahaan tetap perlu menggabungkan langkah-langkah seperti analisis dependensi komponen, analisis komposisi perangkat lunak (SBOM), pemindaian informasi sensitif, pengujian keamanan dinamis, pemodelan ancaman, perbaikan kerentanan, serta tinjauan keamanan manual untuk membangun sistem perlindungan keamanan perangkat lunak yang lengkap.(Sumber: Platform X)
