Pengadilan Brasil Memerintahkan Riot Games untuk Membayar $3 Juta sebagai Ganti Rugi Loot Box

iconCryptoBriefing
Bagikan
AI summary iconRingkasan

Pengadilan federal Brasil baru saja mengenakan denda sebesar R$15 juta, sekitar $3 juta, kepada Riot Games atas kerusakan moral kolektif terkait loot box di League of Legends. Putusan ini merupakan bagian dari kampanye penegakan hukum yang lebih luas, yang seharusnya membuat setiap eksekutif perusahaan game segera menyiapkan anggaran kepatuhan.

Pengadilan Anak dan Remaja Pertama Distrik Federal Brasil tidak berhenti di Riot. Putusan yang lebih luas mencakup denda sebesar R$298 juta yang tersebar di antara sejumlah perusahaan teknologi dan gaming besar, termasuk Apple, Microsoft, Tencent, Google, Sony, dan Valve.

Gambaran lengkap tentang tindakan tegas Brasil terhadap loot box

Bagian Riot sebesar R$15 juta sebenarnya berada di sisi yang lebih ringan. Apple, Microsoft, dan Tencent masing-masing dikenai ganti rugi sebesar R$50 juta. Logika pengadilan sangat jelas: perusahaan yang mendapat keuntungan dari mekanisme serupa judi yang dipasarkan kepada anak-anak harus membayar kerusakan yang disebabkan oleh mekanisme tersebut.

Dasar hukum untuk keputusan ini adalah undang-undang ECA Digital Brasil, yang berlaku pada Maret 2026. Undang-undang ini secara khusus melarang loot box untuk anak di bawah umur, memperlakukan sistem hadiah berbayar acak dalam game sebagai masalah perlindungan konsumen, bukan sekadar fitur hiburan.

Iklan

Di luar hukuman finansial, pengadilan memerintahkan terdakwa untuk menerapkan perubahan nyata. Ini termasuk sistem verifikasi usia dan kewajiban pengungkapan probabilitas loot box.

Riot Games telah mulai menerapkan batasan usia dan proses verifikasi untuk League of Legends di Brasil sejak Maret 2026, sejalan dengan tanggal berlakunya undang-undang tersebut. Pemain di bawah 18 tahun kini menghadapi batasan akses yang dirancang untuk menjauhkan mereka dari fitur monetisasi permainan.

Jalan panjang Brasil untuk mengatur loot box

Brasil telah mengawasi kotak loot sejak setidaknya 2021, ketika penyelidikan resmi terhadap praktik ini mulai mendapat perhatian di kalangan legislator dan advokat perlindungan konsumen.

League of Legends menggunakan sistem kotak hadiah yang disebut Hextech Crafting, di mana pemain dapat membeli atau memperoleh peti yang berisi item kosmetik acak. Meskipun item-item tersebut bersifat kosmetik dan tidak memengaruhi gameplay, mekanisme pembelian itu sendiri—membayar uang untuk mendapatkan hadiah yang tidak diketahui—adalah yang menjadi sasaran regulator.

Belgia melarang loot box sepenuhnya pada tahun 2018. Belanda mencoba pendekatan yang sama sebelum pengadilan membatalkan keputusan tersebut. Pendekatan Brasil patut diperhatikan karena tidak melarang loot box secara langsung untuk orang dewasa. Pendekatan ini secara khusus berfokus pada perlindungan anak di bawah umur, yang membuat undang-undang ini lebih sulit ditentang dari perspektif pasar bebas.

Brasil adalah pasar game terbesar di Amerika Latin.

Apa artinya ini bagi investor game dan industri secara lebih luas

Total denda sebesar R$298 juta terhadap semua terdakwa tidak akan membuat siapa pun dalam daftar ini bangkrut. Namun, dampak finansial bukanlah intinya. Brasil kini telah menetapkan kerangka hukum yang berfungsi yang memperlakukan loot box sebagai kegiatan yang diatur ketika melibatkan anak di bawah umur, dan pengadilan bersedia memberikan ganti rugi moneter nyata atas pelanggaran tersebut.

Valve, Sony, dan Google, semua disebut dalam putusan yang sama, kini menghadapi tuntutan kepatuhan yang sama terkait verifikasi usia dan pengungkapan probabilitas di Brasil.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.