Bitcoin jatuh ke sekitar $62.500 pada hari Jumat, dengan penurunan mingguan lebih dari 15%. Menurut CNBC, harga ini turun sekitar 50% dari rekor tertinggi historis $126.000 yang dicapai pada September 2025, sehingga kembali memusatkan perhatian pasar pada level bulat kunci $60.000.
Turun ke level terendah sejak April
Awal pekan ini, bitcoin sempat jatuh ke level terendah sejak awal April. Laporan menyebutkan bahwa sentimen pasar tertekan setelah perusahaan pemegang bitcoin, Strategy, menjual sebagian kecil bitcoin mereka, yang kemudian memicu peningkatan tekanan jual.
Saat ini, Bitcoin masih bergerak di atas $60.000. Terakhir kali ia jatuh di bawah level ini adalah pada 18 September 2024.
- Harga terbaru sekitar $62.500
- Penurunan mingguan lebih dari 15%
- Turun sekitar 50% dari titik tertinggi historis
Koreksi saham teknologi menekan preferensi risiko
Selain faktor-faktor intrinsik pasar kripto, melemahnya saham teknologi juga dianggap sebagai latar belakang penurunan ini. Setelah pendapatan Broadcom tidak memenuhi harapan, sektor semikonduktor mengalami tekanan, dan tren kenaikan berkelanjutan pada saham teknologi mulai melambat.
Beberapa pelaku pasar percaya bahwa sebagian dana spekulatif sedang berpindah ke saham AI dan sektor chip penyimpanan, terutama saham terkait Korea. Sementara itu, pasar juga sedang menyerap ekspektasi bahwa IPO besar dapat mengalihkan dana ritel.
Terjadi perubahan keterkaitan dengan pasar saham AS
Beberapa strategis sebelumnya memperhatikan bahwa korelasi bitcoin dengan Nasdaq dan S&P 500 pernah meningkat signifikan. Namun, Rajiv Sawhney dari Wave Digital Assets menyatakan bahwa sinkronisasi ini telah jelas melemah dalam beberapa minggu terakhir.
Penilaiannya adalah bahwa meskipun pasar saham global, terutama saham teknologi, masih mencatat level tertinggi baru, bitcoin tidak mengikuti penguatan tersebut, melainkan bergerak terpisah dengan tren penurunan. Ini berarti tekanan yang dialami pasar kripto saat ini tidak sepenuhnya berasal dari pergerakan searah aset berisiko tradisional.
Regulasi yang menguntungkan gagal membalikkan tren penurunan
Laporan tersebut juga menyebut bahwa Senat Amerika Serikat telah menyetujui Undang-Undang Clarity. Jika diimplementasikan selanjutnya, ini akan menjadi salah satu undang-undang pertama di Amerika Serikat yang mencakup cakupan luas untuk industri kripto.
Namun, perkembangan positif di sisi kebijakan belum mengubah pergerakan harga. Pasar jangka pendek lebih memperhatikan arus dana, perubahan preferensi risiko, serta apakah Bitcoin dapat mempertahankan kisaran sekitar $60.000.
Beberapa pihak institusional juga berpendapat bahwa penurunan saat ini masih merupakan penyesuaian sementara, dan menganggap level ini sebagai peluang untuk membeli pada harga rendah. Namun, dari perilaku pasar, belum terlihat rebound pembelian yang jelas.

