Memahami Harga Futures

Tingkat PemulaPembaruan Terakhir August 6, 2026
Understanding Futures Prices
Saat memperdagangkan futures perpetu, Anda mungkin melihat beberapa harga di halaman perdagangan: Harga Terakhir, Harga Indeks, dan Harga Mark.
 
Mereka bisa berdekatan, tetapi tidak berarti hal yang sama. Setiap harga memiliki sumber dan tujuan yang berbeda. Memahami perbedaan ini membantu Anda memahami posisi Anda, menghindari kebingungan selama pasar volatil, dan menggunakan kontrol risiko secara lebih efektif.
 

Harga Indeks

Harga indeks dirancang untuk mencerminkan nilai pasar spot yang lebih luas dari sebuah aset.
 
Umumnya dihitung dari harga di sekelompok pasar spot eksternal yang dipilih, bukan dari satu buku order futures. Menggunakan beberapa input pasar membantu mengurangi pengaruh penawaran yang tidak biasa atau pergerakan harga sementara di satu tempat.
 
Anggap Harga Indeks sebagai referensi pasar eksternal.
 
Jika BTC diperdagangkan di level yang sama di beberapa pasar spot utama, Harga Indeks dimaksudkan untuk mewakili konsensus yang lebih luas tersebut. Komponen indeks dan metode perhitungan yang tepat bervariasi menurut platform dan kontrak.

Harga Terakhir

Harga terakhir adalah harga dari perdagangan terakhir yang selesai di platform futures.
 
Ini diperbarui setiap kali pembeli dan penjual saling berpadu. Ini membuatnya berguna untuk melihat eksekusi terbaru, tetapi juga bisa sensitif terhadap kondisi buku pesanan jangka pendek.
 
Misalnya, selama pasar yang cepat, order pasar besar mungkin dieksekusi di beberapa tingkat harga. Jika buku order tipis, bagian kecil terakhir dari order tersebut mungkin diperdagangkan dengan harga yang berbeda secara nyata. Harga Terakhir mungkin sementara mencerminkan eksekusi terpisah itu, bahkan jika pasar secara luas belum bergerak sebesar yang sama.
 
Anggap Harga Terakhir sebagai transaksi paling terbaru, bukan perkiraan paling stabil dari nilai pasar yang wajar.

Harga Mark

Harga mark adalah referensi manajemen risiko.
 
Umumnya diturunkan dari Harga Indeks bersama dengan kondisi penetapan harga futures berjangka yang relevan, seperti perbedaan antara kontrak futures dan pasar spot yang mendasarinya. Tujuannya adalah untuk memberikan acuan yang lebih tangguh selama gangguan sementara dalam buku order futures.
 
Pada banyak platform futures, Harga Mark digunakan untuk perhitungan risiko utama, termasuk:
 
  • PNL belum terealisasi
  • Harga likuidasi dan risiko likuidasi
  • Beberapa pemicu pesanan bersyarat, saat Harga Mark dipilih
Ini berarti lonjakan singkat pada Harga Terakhir tidak selalu menghasilkan pergerakan yang sama pada PNL belum terealisasi atau risiko likuidasi.

Mengapa harga bisa berbeda?

Perbedaan antara harga-harga ini tidak secara otomatis merupakan kesalahan. Ini dapat terjadi ketika:
 
  • Volatilitas meningkat pesat;
  • Kedalaman buku pesanan futures menjadi tipis;
  • Pesanan besar menyapu beberapa level harga;
  • Kontrak perpetual diperdagangkan dengan premi atau diskon sementara dibandingkan pasar spot;
  • Penyedia likuiditas menyesuaikan atau menarik penawaran.
Pertanyaan pentingnya bukan apakah harga identik setiap saat. Tetapi apakah perbedaannya masuk akal dalam hal ukuran, durasi, dan konteks pasar.

Contoh sederhana

Misalkan sebuah kontrak perpetual umumnya diperdagangkan sekitar 100.
 
Perintah jual mendadak melewati buku order yang tipis, dan perdagangan terbaru mencatat di 96. Harga Terakhir mungkin sementara menunjukkan 96.
 
Namun, jika pasar spot yang lebih luas tetap dekat dengan 100, Harga Indeks mungkin tetap dekat dengan 100. Harga Mark juga mungkin tetap lebih dekat ke referensi yang lebih luas itu daripada ke perdagangan terisolasi sebesar 96.
 
Desain ini membantu mencegah satu transaksi jangka pendek memiliki dampak berlebihan pada perhitungan risiko posisi.

Apa yang harus diperiksa oleh para pedagang?

Sebelum membuka posisi berisiko, pastikan Anda memahami:
 
  1. Harga mana yang mendorong risiko likuidasi
    Periksa aturan platform untuk perhitungan Harga Mark dan likuidasi.
  2. Harga mana yang memicu pesanan bersyarat Anda
    Perintah stop-loss dan take-profit dapat menggunakan Harga Terakhir, Harga Mark, atau referensi pemicu lain yang dipilih.
  3. Apakah pasar cukup likuid untuk ukuran pesanan Anda
    Tinjau kedalaman buku pesanan dan perdagangan terbaru, terutama untuk kontrak yang kurang likuid.
  4. Apakah perbedaan harga bersifat sementara atau berkelanjutan
    Kesenjangan singkat dapat terjadi dalam kondisi pasar normal. Kesenjangan besar atau berkelanjutan memerlukan perhatian lebih lanjut.

Poin utama

Harga indeks melihat pasar spot yang lebih luas. Harga terakhir mencerminkan perdagangan futures terbaru. Harga mark memberikan acuan yang lebih stabil untuk perhitungan risiko posisi.
 
Mekanisme ini tidak menghilangkan risiko leverage atau pasar yang volatil. Namun, memahami cara kerjanya membantu trader menafsirkan apa yang mereka lihat di layar dan membuat keputusan risiko yang lebih terinformasi.
 
Perdagangan futures melibatkan risiko yang signifikan. Selalu pahami aturan kontrak yang relevan, pengaturan pemicu pesanan, leverage, dan mekanisme likuidasi sebelum melakukan perdagangan.

Disclaimer: The information on this page may come from third parties and does not necessarily reflect KuCoin’s views. It is provided for general reference only and should not be interpreted as financial or investment advice.

Virtual asset investments may involve risk. Please carefully assess the product risks and your own risk tolerance. For more information, please refer to our Terms of Use and Risk Disclosure.