Pelatih Como FC, Cesc Fàbregas, mengkritik situasi di sepak bola Italia di mana pelatih sering diganti karena terlalu mengejar hasil. Ia menekankan bahwa pengembangan sejati memerlukan kesabaran dan proyek berkelanjutan, serta menjadikan contoh Arsenal yang terus mendukung pelatih Arteta dalam jangka panjang sebagai model ideal. Analisis menunjukkan bahwa keberhasilan Como FC memperoleh tiket ke Liga Champions tanpa melakukan penguatan di jendela transfer musim dingin adalah hasil dari kebijakan yang menekankan solidaritas tim dan kontinuitas. Ia menunjukkan semangat untuk berkomitmen dalam menemukan dan mengembangkan pemain Italia, serta berkontribusi pada pemulihan sepak bola Italia. Mengenai Liga Champions, ia menyatakan bahwa kurangnya persiapan berisiko menyebabkan kesalahan fatal, sehingga penguatan kekuatan tim dan penguatan mental mutlak diperlukan.

Kongsi







Sumber:Tunjukkan artikel asal
Penafian: Maklumat yang terdapat pada halaman ini mungkin telah diperoleh daripada pihak ketiga dan tidak semestinya menggambarkan pandangan atau pendapat KuCoin. Kandungan ini adalah disediakan bagi tujuan maklumat umum sahaja, tanpa sebarang perwakilan atau waranti dalam apa jua bentuk, dan juga tidak boleh ditafsirkan sebagai nasihat kewangan atau pelaburan. KuCoin tidak akan bertanggungjawab untuk sebarang kesilapan atau pengabaian, atau untuk sebarang akibat yang terhasil daripada penggunaan maklumat ini.
Pelaburan dalam aset digital boleh membawa risiko. Sila menilai risiko produk dan toleransi risiko anda dengan teliti berdasarkan keadaan kewangan anda sendiri. Untuk maklumat lanjut, sila rujuk kepada Terma Penggunaan dan Pendedahan Risiko kami.