Aturan regulasi pasar modal Amerika Serikat mengalami penyesuaian. Dengan berakhirnya aturan "pedagang intraday model", akun perdagangan intraday saham tidak lagi perlu mempertahankan saldo minimum sebesar $25.000, sehingga hambatan bagi akun kecil untuk berpartisipasi dalam perdagangan frekuensi tinggi secara signifikan diturunkan.
Ambang batas $25.000 dihapus
Pembatasan ini pertama kali diterapkan setelah gelembung internet meledak pada tahun 2001. Pada saat itu, sejumlah besar investor ritel mengalami kerugian dalam perdagangan saham teknologi dengan valuasi tinggi, sehingga regulator kemudian mewajibkan akun yang dianggap sebagai "pedagang intraday berulang" untuk mempertahankan aset minimal sebesar $25.000.
Setelah peraturan baru berlaku, pedagang eceran dengan aset akun di bawah $25.000 juga dapat melakukan perdagangan intraday lebih sering, tanpa batasan jumlah transaksi sebelumnya. Beberapa strategi perdagangan jangka pendek yang sebelumnya tidak tersedia karena ukuran dana yang tidak mencukupi, kini juga dibuka untuk akun kecil.
Broker dapat melaksanakan secara bertahap
Berdasarkan dokumen regulasi, penyesuaian ini tidak mengharuskan semua lembaga untuk melakukan peralihan sistem secara serentak. Jika perusahaan sekuritas memerlukan waktu lebih lama untuk menangani modifikasi kepatuhan dan manajemen risiko, mereka dapat melakukannya secara bertahap, dengan masa transisi berlangsung paling lama hingga 20 Oktober 2027.
- Persyaratan lama: Saldo minimum akun sebesar USD 25.000
- Batas periode transisi: 20 Oktober 2027
- Periode penyangga untuk broker kecil: sekitar 18 bulan
Batasan margin tetap berlaku
Penghapusan ambang batas tidak berarti bahwa batasan risiko ikut hilang. Dokumen regulasi menunjukkan bahwa jika akun terkait gagal memenuhi persyaratan margin pemeliharaan khusus dalam waktu 5 hari kerja setelah terjadinya kekurangan margin, akun tersebut hanya dapat melakukan perdagangan berbasis kas yang tersedia selama 90 hari ke depan, atau hingga margin terkait dipenuhi.
Ini berarti bahwa penyesuaian ini terutama fokus pada ambang masuk, bukan melepaskan pengelolaan terhadap risiko perdagangan frekuensi tinggi jangka pendek. Bagi trader ritel, setelah ambang masuk turun, ruang perdagangan membesar, tetapi persyaratan margin, manajemen risiko, dan eksekusi broker tetap berlaku.
