Microsoft menandatangani perjanjian pembelian kredit penghapusan karbon sebesar 650.000 ton dengan BioCirc. Transaksi ini tidak terlalu besar, tetapi perkembangan terbaru menunjukkan bahwa rencana pengurangan emisi mereka tetap berjalan, setelah sebelumnya beredar kabar bahwa Microsoft menghentikan pembelian terkait, sementara ekspansi pusat data AI membuat tugas ini menjadi lebih kompleks.
Protokol ditandatangani setelah rumor
Menurut laporan TechCrunch, perjanjian ini ditandatangani pada Mei, beberapa minggu setelah beredar kabar bahwa Microsoft menghentikan sementara transaksi penghapusan karbon baru. Melanie Nakagawa, Chief Sustainability Officer Microsoft, menyatakan bahwa proyek penghapusan karbon perusahaan belum berakhir, hanya saja sedang menyesuaikan kecepatan dan skala pembelian.
Credit comes from 5 biogas projects
Kredit penghapusan karbon ini berasal dari lima proyek biogas BioCirc. Fasilitas terkait mengubah limbah biomassa seperti pertanian menjadi metana dan karbon dioksida, kemudian menangkap dan menyimpan karbon dioksida di lapisan bawah laut, sementara metana digunakan untuk menghasilkan listrik.
- Pembelian sebesar 650.000 ton kredit penghapusan karbon
- Sumber proyek berasal dari 5 fasilitas di bawah BioCirc
- Waktu penandatanganan protokol adalah Mei 2026
AI menggunakan listrik yang meningkatkan tekanan pengurangan emisi
Microsoft baru-baru ini mempercepat infrastruktur AI. Untuk mendukung operasi pusat data di Texas, perusahaan bulan lalu menyatakan sedang bekerja sama dengan Chevron dan Engine No. 1 untuk mengembangkan proyek pembangkit listrik berbahan bakar gas alam, dengan kapasitas listrik potensial hingga 5 gigawatt di masa depan.
Ini berarti Microsoft terus membeli kredit penghapusan karbon, sambil mencari sumber listrik yang lebih stabil untuk pusat data AI. Jika penggunaan energi fosil meningkat, perusahaan perlu memperluas pembelian penghapusan karbon lebih jauh untuk mencapai target "karbon negatif" pada tahun 2030.
Di dalam juga sedang membahas cara pencocokan listrik
Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa Microsoft sedang membahas dalam internal apakah akan melepaskan target pencocokan penggunaan listrik nol emisi berdasarkan jam. Saat ini perusahaan menggunakan pencocokan tahunan, yang memberikan fleksibilitas lebih besar, tetapi juga membuat verifikasi penggunaan energi bersih menjadi lebih sulit.
Dari transaksi baru ini, Microsoft tampaknya lebih berfokus pada penyesuaian ritme pembelian penghapusan karbon, bukan keluar dari pasar ini. Seiring bisnis AI yang terus meningkatkan permintaan energi, skala pembelian selanjutnya oleh Microsoft akan tetap menjadi perhatian industri.
