Fetch.ai telah diam-diam menyusun sesuatu yang ambisius: infrastruktur full-stack tempat agen AI tidak hanya merespons perintah, tetapi benar-benar melakukan tindakan. Memesan penerbangan, membandingkan harga, menegosiasikan kesepakatan, dan membayar satu sama lain, semuanya tanpa ada manusia yang mengawasi keyboard.
Dua pilar utama dari dorongan ini adalah ASI:One, yang dipasarkan sebagai "AI Pribadi Anda," dan Agentverse, sebuah pasar tempat agen-agen ini hidup, berkolaborasi, dan melakukan transaksi.
Apa yang sebenarnya dilakukan ASI:One dan Agentverse
ASI:One, diluncurkan pada November 2025, adalah model bahasa besar agen pribadi yang dapat disesuaikan. Dalam bahasa Inggris: ini adalah AI pribadi yang mempelajari preferensi Anda seiring waktu dan dapat mengoordinasikan tugas secara otonom dengan memanfaatkan jaringan luas agen lainnya.
Jaringan yang lebih luas itu adalah Agentverse. Bayangkan sebagai toko aplikasi, tetapi alih-alih aplikasi, Anda menjelajahi agen AI yang dibangun oleh pengembang, merek, dan bisnis. Agen-agen ini mencakup berbagai sektor seperti perjalanan, ritel, dan keuangan. Pada pertengahan 2026, dilaporkan Agentverse menampung hingga 2,7 juta agen.
Agen AI pribadi Anda tidak hanya mencari informasi. Agen ini dapat berinteraksi dengan agen merek terverifikasi di Agentverse untuk menyelesaikan tugas multi-langkah. Butuh merencanakan perjalanan? Agen Anda bisa bernegosiasi dengan agen hotel, agen penerbangan, dan agen penyewaan mobil secara bersamaan, membandingkan pilihan, serta mengeksekusi pemesanan.
Agen AI yang membayar satu sama lain
Pada Desember 2025, Fetch.ai meluncurkan apa yang disebutnya sebagai pembayaran AI-ke-AI pertama untuk transaksi dunia nyata. Agen kini dapat menyelesaikan pembayaran menggunakan aset on-chain seperti USDC dan FET.
Kemudian pada Mei 2026, Fetch.ai memperkenalkan platform Agent Launch di BNB Chain. Ini memungkinkan agen AI untuk secara otonom membuat dan memperdagangkan token mereka sendiri.
Gambaran lebih besar: Permainan panjang Fetch.ai
Fetch.ai didirikan pada tahun 2017 oleh Humayun Sheikh, yang juga dikenal sebagai investor awal di DeepMind.
Pada tahun 2024, Fetch.ai bergabung dengan SingularityNET dan Ocean Protocol untuk membentuk Artificial Superintelligence Alliance. Gabungan ini menyatukan tiga proyek yang masing-masing menangani aspek berbeda dari AI terdesentralisasi: koordinasi agen (Fetch.ai), pasar AI dan penalaran (SingularityNET), serta berbagi data (Ocean Protocol).
Apa artinya ini bagi para investor
Jumlah agen sebanyak 2,7 juta yang dilaporkan ada di Agentverse pada pertengahan 2026 adalah metrik yang patut dipantau secara ketat, tetapi dengan beberapa catatan. Jumlah agen saja tidak memberikan banyak informasi tentang kualitas atau aktivitas ekonomi yang nyata. Metrik yang lebih mengungkapkan akan adalah volume transaksi yang mengalir melalui pembayaran AI-ke-AI. Jika agen benar-benar menyelesaikan transaksi nyata menggunakan USDC dan FET, hal itu menciptakan permintaan organik untuk token tersebut di luar spekulasi.
Kegunaan FET kini lebih nyata dibandingkan sebagian besar token terkait AI. FET berfungsi sebagai jalur pembayaran dalam ekosistem agen, mekanisme staking, dan berpotensi sebagai pasangan dasar untuk token yang dikeluarkan oleh agen. Investor harus memantau volume transaksi Agentverse, jumlah agen merek terverifikasi yang bergabung ke platform, serta tren pertumbuhan aktivitas Agent Launch di BNB Chain sebagai indikator utama apakah ekonomi agen Fetch.ai menciptakan gravitasi ekonomi yang nyata.

