Ada pasangan yang semua orang di sekitar mereka pikir sudah menemukan kebahagiaan, tetapi di balik pintu tertutup, sesuatu yang tenang sedang membusuk. Eks-nya suka setiap foto yang dia unggah di setiap media sosial. Dalam 60 detik, setiap kali. Dia tidak mengakui istriinya. Tidak mengikuti, tidak pernah menghormati cincinnya. Satu sikap yang tidak sopan. Tetapi dia selalu ada di halamannya, seolah pernikahan tidak berarti apa-apa. Istrinya membahasnya dengan tenang. Tidak ada pertengkaran atau penggunaan kata-kata kasar. Dia berkata, “Ini hanya media sosial, jangan dijadikan masalah,” dan di situlah momennya. Bukan sang eks. Bukan suka-nya. Satu kalimat itu melakukan apa yang bertahun-tahun cinta tidak mampu ubah. Karena ketika seorang suami mengabaikan apa yang menyakiti istrinya, orang luar berhenti menjadi ancaman. Kenyamanannya menjadi pengkhianatan. Pasangan yang sudah menikah, pernahkah pasanganmu membuatmu merasa bahwa rasa sakitmu adalah masalahnya?

Bagikan






Sumber:Tampilkan versi asli
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.