Perdagangan Futures

Leverage dan Margin

Pembaruan terakhir: 31/12/2025

1. Leverage dan Margin

Dalam perdagangan futures, leverage adalah alat yang meningkatkan efisiensi modal. Dengan menggunakan leverage, trader dapat membuka posisi dengan jumlah modal yang relatif kecil sambil mengendalikan kontrak dengan nilai nosional yang jauh lebih besar, sehingga memperbesar potensi keuntungan. Pada saat yang sama, risiko juga diperbesar secara proporsional.
Margin adalah jumlah dana yang harus dikunci oleh pengguna untuk memenuhi kewajiban kontraktual mereka. Ini berfungsi sebagai jaminan finansial. Selama margin yang cukup tersedia di akun, pengguna dapat membuka posisi dengan ukuran yang sesuai tanpa membayar nilai nosional penuh dari kontrak di muka.
Leverage dan margin memiliki hubungan terbalik:
  • Leverage yang lebih tinggi → rasio margin yang dibutuhkan lebih rendah
  • Leverage yang lebih rendah → rasio margin yang dibutuhkan lebih tinggi
Hubungan inti dapat diringkas sebagai:
Rasio Margin Awal = 1 / Leverage
Sebagai contoh, dengan leverage 10×, hanya 1/10 dari nilai nosional kontrak yang secara teoritis diperlukan sebagai margin untuk membuka posisi.
Dalam perdagangan yang sebenarnya, biaya pembukaan juga termasuk dalam total biaya pada saat penempatan order. Oleh karena itu, biaya order yang ditunjukkan kepada pengguna bukan hanya margin, tetapi juga mencakup perkiraan biaya perdagangan.

 

2. Biaya Order (Margin Terisolasi)

Dana yang digunakan saat menempatkan order disebut sebagai biaya order, dihitung sebagai:
Biaya Order = Margin Order + Perkiraan Biaya Pembukaan
Tergantung pada jenis kontrak, metode perhitungannya sedikit berbeda. Kontrak futures dapat dibagi menjadi kontrak linier dan kontrak invers.

2.1 Kontrak Linier

Perhitungan margin kontrak USDT-margined:
  • Biaya Pesanan = Harga Perkiraan × |Jumlah Pesanan × Pengganda Kontrak| × (1 / Leverage + Tingkat Biaya Taker)
Contoh
Item Perhitungan
Kontrak Perpetual BTCUSDT
Harga Perkiraan: 50.000 USDT
Jumlah Pesanan: 1 kontrak
Pengganda Kontrak: 0,001 BTC
Leverage: 10×
Tingkat Biaya Taker: 0,06% (0,0006)
Nilai = 50.000 × (1 × 0,001) = 50 USDT
Margin Portion = 50 × (1 / 10) = 5 USDT
Bagian Biaya = 50 × 0,0006 = 0,03 USDT
Biaya Pesanan = 5 + 0,03 = 5,03 USDT

Ini berarti pengguna hanya perlu sekitar 5,03 USDT untuk membuka posisi dengan nilai nosional 50 USDT.

2.2 Kontrak Invers (Coin-Margined, dll.)

Perhitungan margin kontrak coin-margined:
  • Biaya Pesanan = |Jumlah Pesanan × Pengganda Kontrak| ÷ Harga Perkiraan × (1 / Leverage + Tarif Biaya Taker)
Catatan: Margin akhir dinyatakan dalam aset dasar (misalnya, BTC).
Contoh 
Item Perhitungan
Kontrak Perpetual Coin-Margined BTCUSD
Harga Perkiraan: 50.000 USD
Jumlah Pesanan: 100 kontrak
Pengganda Kontrak: 100 USD
Leverage: 10×
Tingkat Biaya Taker: 0,06% (0,0006)
Nilai = (100 × 100) ÷ 50.000 = 0,2 BTC
Bagian Margin = 0,2 × (1 / 10) = 0,02 BTC
Bagian Biaya = 0,2 × 0,0006 = 0,00012 BTC
Biaya Pesanan = 0,02 + 0,00012 = 0,02012 BTC

 

3. Margin Ratio

rasio margin silang digunakan untuk memantau risiko keseluruhan akun. Ketika risiko mencapai ambang batas tertentu, likuidasi paksa akan dipicu untuk melindungi keamanan akun.
Rasio Margin Silang = (Margin Pemeliharaan Posisi Terbuka + Biaya Likuidasi Perkiraan) / (Total Margin Silang − Biaya Pembukaan Perkiraan)

 

4. Menambahkan Margin

Menambahkan margin hanya tersedia di bawah mode margin terisolasi. Pengguna dapat meningkatkan margin dari posisi tertentu untuk mengelola risiko secara independen.

 

5. Penyesuaian Leverage

KuCoin Futures memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan leverage untuk posisi yang ada di bawah mode margin silang.
Di bawah mode margin terisolasi, leverage mencerminkan leverage aktual dari posisi saat ini dan tidak dapat disesuaikan secara langsung. Pengguna dapat mempengaruhi leverage aktual dengan:
  • Menambah atau mengurangi margin terisolasi
  • Meningkatkan atau mengurangi ukuran posisi