Margin Silang
Pembaruan terakhir: 31/12/2025
1. Margin Silang vs Margin Terisolasi dalam Kontrak Futures
Margin terisolasi dan margin silang adalah dua mode margin yang berbeda. Pengguna dapat memilih mode margin silang dan leverage yang sesuai di halaman perdagangan. Leverage mempengaruhi margin awal untuk posisi margin silang dan margin posisi untuk posisi margin terisolasi.
Bagaimana Memilih Mode Margin Silang
Mode Margin Terisolasi
Dalam mode margin terisolasi, margin posisi adalah jumlah tetap. Saat membuka posisi, ini adalah margin awal. Kemudian, pengguna dapat meningkatkan margin untuk menyesuaikan posisi. Jika saldo margin jatuh di bawah margin pemeliharaan, posisi akan dilikuidasi. Dalam hal ini, margin posisi mewakili kerugian potensial maksimum yang akan ditanggung pengguna.
-
Rumus Margin Posisi Terisolasi: Margin Posisi Terisolasi = Jumlah Posisi × Harga Entri ÷ Leverage
Contoh: Jika Anda membeli kontrak 0,1 BTCUSDT pada 50.000 USDT dengan leverage 25x, margin posisi terisolasi adalah: 50.000 × 0,1 ÷ 25 = 200 USDT Jika harga berfluktuasi dan posisi dilikuidasi, kerugian dibatasi pada 200 USDT dan tidak akan mempengaruhi dana lain di akun futures.
Mode Margin Silang
Dalam mode margin silang, semua saldo di akun futures digunakan sebagai margin posisi. Posisi dengan mata uang penyelesaian yang sama berbagi margin. Misalnya, semua kontrak margin silang yang menggunakan USDT berbagi margin USDT, tetapi kontrak yang menggunakan margin koin tidak berbagi margin di antara koin yang berbeda (misalnya, ETH tidak dapat digunakan sebagai margin untuk kontrak margin koin BTC). Ini memungkinkan trader untuk memaksimalkan penggunaan dana mereka tanpa sering mentransfer atau menutup posisi.
Contoh: Dalam mode margin silang, jika Anda membeli kontrak 0,1 BTCUSDT pada 50.000 USDT dengan leverage 25x dan saldo akun futures Anda adalah 1.000 USDT, margin awal untuk posisi ini adalah:
50.000 × 0,1 ÷ 25 = 200 USDT
-
Jika posisi ini menghasilkan 200 USDT dalam keuntungan, total margin akun Anda menjadi 1.200 USDT. 200 USDT tambahan dapat digunakan untuk membuka posisi baru tanpa menutup atau menarik dana, berbeda dengan margin terisolasi.
-
Sebaliknya, jika posisi kehilangan 200 USDT, total margin akun menjadi 800 USDT, dan dana yang tersedia untuk posisi lain berkurang sesuai.
Ringkasan
Margin terisolasi dan margin silang menyediakan dua mode margin yang berbeda. Margin terisolasi memiliki margin posisi tetap, sehingga lebih mudah dipahami. Margin silang mencakup seluruh saldo akun dan PnL yang belum terealisasi, memaksimalkan pemanfaatan dana.
2. Keunggulan Mode Margin Silang
Dalam mode margin terisolasi, setiap margin posisi dikelola secara terpisah. Hal ini berarti trader harus menutup posisi atau menarik dana sebelum melakukan perdagangan yang baru setelah mendapatkan profit. Mode margin silang menghapus langkah tambahan tersebut, menjadikan pengelolaan dana lebih fleksibel dan efisien. Selain itu, mode margin silang KuCoin menawarkan keunggulan berikut:
2.1 Posisi Terbuka Maksimum
Dalam mode margin terisolasi atau dalam industri ini, ukuran posisi maksimum biasanya dibatasi oleh batas risiko. Namun, mode margin silang KuCoin menggunakan algoritma baru yang memungkinkan leverage lebih tinggi untuk membuat posisi yang lebih besar dengan dana yang sama.
Manfaat:
-
Menghindari Batas Leverage Tinggi: Dalam batas risiko pada mode margin terisolasi, leverage 100x dapat memungkinkan maksimum posisi sebesar 1 BTC, sementara leverage 50x dapat memungkinkan posisi sebesar 5 BTC. Oleh karena itu, dengan dana yang cukup, memilih leverage 100x sebenarnya menghasilkan posisi yang lebih kecil.
-
Tidak Memerlukan Penyesuaian Batas Risiko yang Sering: Sebelumnya, pengguna harus menyesuaikan batas risiko atau mengurangi leverage untuk meningkatkan ukuran posisi mereka. Selama proses ini, Anda tidak dapat melakukan penyesuaian karena posisi yang besar atau margin yang tidak mencukupi. Dalam mode margin silang, tidak ada penyesuaian yang diperlukan. Sistem secara otomatis menghitung posisi terbuka maksimum berdasarkan dana Anda dan leverage yang dipilih.
2.2 Penggunaan Margin dan Hedging
Biasanya, saat melakukan order, margin digunakan sebelum order terisi untuk memastikan pengguna memiliki cukup dana untuk menutupi margin posisi. Biasanya, margin diperlukan baik untuk posisi long mau pun short. Namun, dalam mode margin silang, margin untuk posisi long dan short dapat di-hedging, sehingga hanya margin yang diperlukan yang dikenakan berdasarkan posisi dan ordernya.
Margin untuk order posisi futures yang sama = maks.(abs(Posisi + Margin yang diperlukan untuk order dalam arah perdagangan yang sama), abs(Margin yang diperlukan untuk order dalam arah perdagangan yang berlawanan)). Jika ukuran order dengan arah berlawanan lebih kecil dari posisi, tidak ada margin yang diperlukan.
Asumsikan pengguna memiliki 100 kontrak long, yang memerlukan margin 100 USDT. Jika order beli menggunakan margin 100 USDT dan order jual untuk 200 kontrak ditempatkan, 100 kontrak tidak memerlukan margin (dikompensasi oleh posisi), dan 100 kontrak yang tersisa memerlukan margin 250 USDT.
Margin akhir yang dikenakan = maks.(abs(100 + 100), abs(250)) = 250 USDT.
Menurut algoritma tradisional, margin yang dikenakan = 100 + 100 + 250 = 450 USDT.
2.3 IMR dan MMR
Perhitungan ini lebih wajar dan efisien untuk tingkat margin awal (initial margin rate/IMR) dan tingkat margin pemeliharaan (maintenance margin rate/MMR) pada margin silang.
Tingkat Margin Awal (IMR): Secara umum, IMR dihitung sebagai 1/leverage. Namun, IMR juga memperhitungkan Tingkat Margin Pemeliharaan (MMR), terutama jika MMR lebih tinggi dari 1,3 kali.
Tingkat Margin Pemeliharaan (MMR): Terutama berkaitan dengan posisi dan ukuran order pengguna. Semakin besar posisi dan ukuran order, semakin besar MMR-nya. Perhitungan IMR dan MMR KuCoin bersifat lebih berkelanjutan, menghindari kebutuhan untuk mengidentifikasi tingkat batas risiko yang berbeda seperti platform lainnya. Terdapat jarak tertentu yang dipertahankan antara keduanya untuk mencegah fluktuasi kecil yang memicu pengurangan posisi paksa.
Contoh:
Asumsikan seorang pengguna memiliki kontrak 1 BTC/USDT, maka MMR = (1 + N/m) * (1 / 2 / Konstan Leverage Maksimum) = (1 + 1/300) * (1/2/100) = 0.5%.
2.4 Tingkat Risiko
Tingkat risiko untuk margin silang dihitung dengan membagi margin pemeliharaan dengan ekuitasnya. Margin pemeliharaan KuCoin mempertimbangkan posisi dan order, bukan hanya posisi saja. Hal ini mencegah keseluruhan tingkat risiko pada akun yang meningkat dengan cepat dan bahkan mengakibatkan saldo akun negatif jika order tidak dibatalkan tepat waktu selama kondisi pasar yang ekstrem.
Ketika menghitung margin pemeliharaan, analisis tingkat risiko KuCoin mempertimbangkan skenario terburuk bagi order long dan short. Posisi dan order dalam arah perdagangan yang berbeda dapat saling mengimbangi, sehingga mengurangi sebagian persyaratan margin pemeliharaan. Metode ini menjadikan persyaratan margin pemeliharaan lebih masuk akal, menghindari persyaratan margin yang berlebihan dengan cukup menambahkan semua order dan posisi secara langsung.
Contoh:
Misalkan seorang pengguna memiliki kontrak 1 BTC/USDT, dan memiliki kontrak order beli 2 BTC/USDT dan kontrak order jual 3 BTC/USDT.
Margin pemeliharaan yang dibutuhkan = maks.(1 + 2.1 - 3) * Harga Mark * MMR = 3 * Harga Mark * MMR = 3 * 60.000 * 0,5% = 900
Ini lebih wajar dibandingkan rumus berikut: 6 * Harga Mark * MMR = 6 * 60.000 * 0,5% = 1.800
(Dengan asumsi bahwa harga mark saat ini dari kontrak BTC/USDT adalah 60.000, MMR 0,5%)
3. Ukuran Posisi Terbuka Maksimum dalam Mode Margin Silang
Tidak seperti Mode Margin Terisolasi, ukuran posisi terbuka maksimum dalam Mode Margin Silan tidak lagi dibatasi oleh tingkat batas risiko. Sebaliknya, ukuran ini tergantung pada berbagai faktor seperti total margin yang tersedia di akun futures, pengganda leverage, dan harga order. Sederhananya, semakin tinggi pengganda leverage yang dipilih, semakin besar posisi yang dapat Anda buka. Hal ini berbeda dari Mode Margin Terisolasi, di mana memilih pengganda leverage yang lebih tinggi mengarah pada posisi yang lebih kecil yang dapat dibuka.
-
Rumus Perhitungan
Untuk Kontrak Forward: Ukuran Posisi Terbuka Maks. = k * ln((C - F) * Lev / p / k + 1) Untuk Kontrak Invers: Ukuran Posisi Terbuka Maks. = k * ln((C - F) * x * p / k + 1) C: Total margin dalam Mode Margin Silang adalah saldo akun futures dikurangi margin yang dialokasikan untuk posisi margin terisolasi. Jika tidak ada posisi margin terisolasi, keseluruhan saldo akun berfungsi sebagai total margin. F: Dana yang dialokasikan untuk posisi dan order tertunda di kontrak futures lainnya, kecuali kontrak saat ini. Setelah mengurangi jumlah ini dari total margin, margin yang tersisa menjadi yang tersedia untuk kontrak saat ini. Lev: Pengganda leverage yang digunakan. P: Perkiraan harga order, dengan perhitungan sebenarnya yang diperhitungkan dalam buku order dan tingkat biaya. K: Faktor pembesar, yang memastikan bahwa dengan margin tersedia yang sama, ukuran posisi yang dapat dibuka meningkat seiring dengan meningkatnya pengganda leverage yang dipilih, meskipun pada tingkat yang menurun. Nilai K ditentukan dan disesuaikan oleh platform berdasarkan spesifikasi masing-masing kontrak. Contoh kontrak forward: Seandainya Anda membeli kontrak BTC/USDT pada harga 60.000 USDT dengan leverage 10x, saldo akun futures Anda adalah 100.000 USDT, dan tidak adan order atau posisi lainnya yang tertunda. Nilai K untuk kontrak BTC/USDT tersebut adalah 490. Dengan demikian ukuran posisi terbuka maksimum Anda adalah = 490 * ln(100.000 * 10 / 60.000 / 490 + 1) = 16,39 BTC
-
Skenario Lainnya
Untuk menghitung ukuran posisi terbuka maksimum, kurangi posisi dan order tertunda di arah yang sama (baik long ataupun short) sebagai order baru, dan tambahkan posisi di arah yang berlawanan. Untuk Kontrak Forward: Ukuran Posisi Terbuka Maks. = k * ln((C - F) * Lev / p / k + 1), disesuaikan dengan mengurangi posisi dan order terbuka di arah yang sama dengan perdagangan, dan menambahkan posisi di arah yang berlawanan. Untuk Kontrak Inverse: Ukuran Posisi Terbuka Maks. = k * ln((C - F) * x * p / k + 1), disesuaikan dengan mengurangi posisi dan order terbuka di arah yang sama dengan perdagangan, dan menambahkan posisi di arah yang berlawanan. Contoh: Melanjutkan dari contoh kontrak forward sebelumnya, jika ukuran posisi terbuka maksimum yang dihitung untuk melakukan long adalah 16,39 BTC, tetapi Anda sudah memegang 10 BTC dalam posisi long, jumlah maksimum yang dapat Anda buka untuk order long yang baru adalah: 16,39 - 10 = 6,39 BTC. Demikian pula, jika Anda sudah memegang posisi long 10 BTC dan memiliki order beli tertunda seharga 2 BTC, ketika menempatkan order beli baru, ukuran posisi yang dapat dibuka akan menjadi: 16,39 - 10 - 2 = 4,39 BTC. Selain itu, jika ukuran posisi short maksimum yang dihitung adalah 16 BTC, tetapi Anda sudah memegang posisi long 10 BTC, jumlah maksimum yang dapat Anda buka untuk order short yang baru adalah: 16 + 10 = 26 BTC
Dalam mode margin terisolasi, saat harga mark mencapai harga likuidasi, posisi tersebut akan dilikuidasi. Namun, dalam mode margin silang, posisi dilikuidasi hanya ketika tingkat risiko mencapai 100%. Harga likuidasi hanya dapat digunakan sebagai referensi, bukan sebagai basis untuk likuidasi.
4. Apa itu Tingkat Risiko Margin Silang?
Tingkat risiko adalah satu-satunya faktor untuk likuidasi dalam mode margin silang. Ini adalah rasio margin yang diperlukan untuk mempertahankan posisi dan order terbuka Anda saat ini terhadap total margin. Tingkat risiko yang berbeda akan memengaruhi posisi dan order terbuka Anda.
Perhitungan Tingkat Risiko
Jumlah margin pemeliharaan untuk posisi margin silang + Margin pemeliharaan untuk eksekusi order terbuka yang diharapkan + Ekspektasi biaya penutupan) / (Total margin posisi margin silang - Ekspektasi biaya pembukaan)
Contoh:
| Posisi Pengguna dan Order Terbuka | Tingkat Risiko |
| Dengan asumsi total margin Anda di akun margin silang adalah 5.000 USDT, akun saat ini berisi posisi dan pesanan terbuka berikut: Buka Posisi Anda saat ini memegang posisi panjang dalam kontrak perpetual BTCUSDT dengan rincian berikut: Harga mark kontrak BTCUSDT: 62.000 USDT Ukuran posisi kontrak BTCUSDT: 100 kontrak (pengganda kontrak: 0,001 BTC) Tingkat margin pemeliharaan untuk kontrak BTCUSDT: 0,5% Order terbuka Pada saat yang sama, ada order jual (short) terbuka untuk kontrak perpetual ETHUSDT di akun dengan rincian berikut: Harga mark kontrak ETHUSDT: 3.000 USDT Ukuran order terbuka ETHUSDT: 1.000 kontrak (pengganda kontrak: 0,01 ETH) Tingkat margin pemeliharaan untuk kontrak ETHUSDT: 0,8% Informasi Biaya Tingkat biaya taker yang berlaku: 0.06% |
Pada titik ini, rasio risiko akun Anda = (62.000 * 0,001 * 100 * 0,5% + 3.000 * 0,01 * 1.000 * 0,8% + 62.000 * 0,001 * 100 * 0,06% + 3.000 * 0,01 * 1.000 * 0,06%) / (5.000 – 3.000 * 0,01 * 1.000 * 0,06%) = 5,88% |
Batas Tingkat Risiko
Saat tingkat risiko akun margin silang ≥ 95%, sistem akan membatalkan order Anda.
Saat tingkat risiko akun margin silang ≥ 100%, posisi Anda akan dilikuidasi. Jika jumlah posisi Anda > 600.000 USDT, Posisi Anda akan dilikuidasi sebagian.
5. Tidak Ada Batas Risiko Bertingkat
Margin Silang KuCoin mengadopsi pendekatan keuangan tradisional yang dikenal sebagai model batas risiko tanpa tingkatan. Ini berarti bahwa semakin banyak dana dan leverage yang Anda terapkan, semakin besar posisi yang dapat Anda buka - pada dasarnya, input yang lebih tinggi menghasilkan ukuran posisi yang lebih tinggi. Batas posisi hanya bergantung pada jumlah margin Anda, tanpa batas atas yang ketat. Tidak seperti platform lain yang mengharuskan Anda sering beralih di antara level batas risiko, Margin Silang KuCoin menawarkan pengalaman perdagangan yang lebih mulus dan bebas gangguan yang menonjol.
Contoh:
Seorang trader memiliki total saldo margin $10.000 di akunnya dan ingin membuka posisi futures dengan menggunakan leverage.
Pada platform dengan batas risiko bertingkat, trader mungkin menghadapi ukuran posisi maksimum yang telah ditentukan sebelumnya yang berubah ketika mereka meningkatkan leverage atau dana, mengharuskan mereka untuk secara manual mengubah tingkat risiko atau mengurangi ukuran posisi untuk menghindari mencapai batas.
Dengan model batas risiko tanpa tingkat Margin Silang KuCoin, trader dapat dengan mudah menerapkan leverage yang lebih tinggi ke margin mereka, dan ukuran posisi maksimum yang diizinkan tumbuh secara proporsional. Contoh:
Dengan leverage 10x, trader dapat membuka posisi hingga $95.000.
Dengan leverage 20x, trader dapat membuka posisi hingga $180.000.
Tidak ada batas diskrit atau tingkatan yang memaksa trader untuk beralih di antara level batas risiko. Dengan penskalaan yang mulus ini, trader dapat dengan bebas menyesuaikan ukuran posisi mereka hanya berdasarkan margin yang tersedia dan leverage yang diinginkan, memungkinkan pengalaman perdagangan yang lebih lancar dan lebih efisien.
6. Solusi Unggul untuk Likuidasi dan Persyaratan Margin Pemeliharaan (MMR)
-
Tantangan dengan batas risiko multi-tingkat di banyak Bursa
Di banyak platform perdagangan, likuidasi mengikuti struktur risiko bertingkat.
Sebagai contoh, pertimbangkan untuk membuka posisi BTC terbesar yang diizinkan dengan menggunakan dana $1 miliar dengan leverage 2x dan tingkat margin pemeliharaan (MMR) 48%. Penurunan harga sebesar 1% saja akan memicu likuidasi, memaksa sebagian posisi ke tingkat risiko berikutnya dengan MMR 46% yang lebih rendah. Bahkan jika pasar kemudian pulih, ekuitas akun tidak dapat sepenuhnya kembali ke kondisi semula, yang mengakibatkan kerugian aset yang tidak dapat dipulihkan.
-
Solusi MMR dinamis Margin Silang KuCoin
Mengurangi risiko likuidasi: MMR maksimum hanya 30%.
Tidak ada likuidasi paksa bertingkat: Selama rasio risiko keseluruhan tetap di bawah 100%, fluktuasi pasar yang normal tidak akan mengakibatkan kerugian aset.
Persyaratan MMR yang lebih rendah untuk mata uang kripto utama: Lebih jauh lagi, mengurangi kemungkinan likuidasi dan meningkatkan efisiensi modal.
Untuk sebagian besar mata uang kripto utama, Rasio Margin Pemeliharaan (MMR) KuCoin lebih rendah dalam kondisi yang setara, sehingga mengurangi risiko likuidasi bagi pengguna.
7. Cara Menggunakan Margin Silang Kucoin Futures Melalui API
API Margin Silang Kucoin Futures baru-baru ini telah ditingkatkan. Artikel ini akan membantu Anda menyelesaikan integrasi API Margin Silang Futures.
Langkah 1: Dapatkan informasi simbol
Panggil antarmuka Dapatkan Semua Simbol untuk mendapatkan informasi dasar dari Simbol Futures.
Langkah 2: Periksa batas risiko Margin Silang
Panggil antarmuka Dapatkan Batas Risiko Margin Silang untuk menanyakan batas risiko secara batch, yaitu, ukuran terbuka maksimum yang sesuai dengan leverage dan margin tertentu. Klik pada mode Margin Silang Kucoin Futures untuk mempelajari lebih lanjut tentang mekanisme Margin Silang Futures.
Langkah 3: Ganti mode margin simbol target ke Margin Silang
Panggil antarmuka Ganti Mode Margin Batch untuk menyesuaikan mode margin simbol secara batch. Perhatikan bahwa tidak boleh ada pesanan atau posisi aktif di bawah simbol target.
Langkah 4: Atur leverage
Kucoin menggunakan model leverage tetap yang umum digunakan di industri. Anda dapat memeriksa leverage saat ini melalui Dapatkan Leverage Margin Silang dan menyesuaikan leverage simbol tertentu melalui Ubah Leverage Margin Silang . Perhatikan bahwa ketika leverage diturunkan, margin yang diperlukan oleh pesanan dan posisi aktif akan meningkat, dan sebaliknya.
Langkah 5: Dapatkan data pasar
Ticker , Kline , Orderbook , Perdagangan dan antarmuka data pasar lainnya dapat terus digunakan secara normal dalam mode margin silang.
Langkah 6: Tempatkan pesanan dan berdagang
Mode margin silang berbagi antarmuka perdagangan yang sama untuk memesan , membatalkan pesanan , penyelidikan pesanan , dll dengan margin terisolasi. Kami merekomendasikan agar Anda menggunakan antarmuka Dapatkan Ukuran Terbuka Maksimum untuk mendapatkan posisi terbuka maksimum aktual dari akun saat ini yang dihitung oleh sistem, untuk menghindari jumlah pesanan melebihi batas risiko dan menyebabkan pesanan gagal.
Perhatikan bahwa dua parameter yang diimpor "Leverage" dan "MarginMode" di antarmuka pesanan hanya berguna untuk mode margin terisolasi. Saat melakukan pemesanan dalam mode posisi penuh, mode leverage dan margin akan didasarkan pada mode leverage dan margin yang ditetapkan di Langkah 3 dan Langkah 4.
Langkah 7: Kueri informasi posisi
Gunakan Ambil daftar posisi dan Ambil Riwayat Posisi untuk memperoleh informasi posisi aktif dan historis. Jika antarmuka mengembalikan "MarginMode" sebagai "CROSS" dalam data, itu berarti bahwa posisi yang bersangkutan berada dalam mode margin silang. Selain itu, untuk posisi margin silang yang aktif, Anda dapat memperoleh tarif Margin Pemeliharaan dan Margin Pemeliharaan posisi dengan "maintMarginReq" dan "posMaint" dalam pesan yang dikembalikan.
KuCoin Panduan Perdagangan Futures:
Terima kasih atas dukungan Anda!
KuCoin Tim Futures
Penafian: Halaman ini telah diterjemahkan dengan AI untuk membantu keterbacaan. Untuk informasi yang paling akurat, silakan lihat versi asli bahasa Inggris.Tampilkan versi asli