
- Peter Brandt memperingatkan bahwa bitcoin bisa anjlok 75% jika sejarah mengulangi penurunan tahun 2022, meskipun saat ini kuat mendekati $110K.
- Lonjakan bitcoin hingga $110K menimbulkan kekhawatiran terhadap pemanasan pasar, dengan meningkatnya likuidasi dan minat spekulatif yang menandakan potensi volatilitas.
- Indikator teknis menunjukkan momentum bullish Bitcoin melambat, dengan resistensi dekat $110K dan support sekitar $108K–$108,5K.
Pedagang berpengalaman Peter Brandt telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan komunitas mata uang kripto dengan prediksi harga bitcoin-nya tentang kemungkinan penurunan 75%. Saat ini diperdagangkan sekitar $110.000, bitcoin mendekati tertinggi sepanjang masa. Banyak investor kini mempertanyakan apakah mata uang kripto ini akan terus naik atau menghadapi penurunan besar. Peringatan Brandt muncul saat dinamika pasar tampak serupa dengan tahun 2022, ketika bitcoin mengalami penurunan tajam.
Harga Bitcoin pada Titik Kritis
Harga bitcoin saat ini berada di dekat $110.000, menempatkannya pada titik kritis. Peter Brandt, seorang analis pasar terkenal, memperingatkan bahwa pola saat ini menyerupai pola tahun 2022, ketika bitcoin mengalami penurunan signifikan. Ia menyarankan bahwa jika sejarah berulang, bitcoin bisa jatuh hingga sebesar 75%, menguji level support lebih rendah.
Analisis teknis Brandt menunjukkan bahwa Bitcoin kesulitan menembus level resistance utama, yang bisa menyebabkan penarikan tajam. Meskipun pasar saat ini kuat, ada tanda-tanda potensi kelemahan yang harus diawasi dengan cermat oleh para investor.

Peringatan Brandt didasarkan pada keyakinan bahwa pergerakan harga Bitcoin dan indikator teknis menunjukkan pola yang mirip dengan tahun 2022. Hal ini menimbulkan kekhawatiran apakah Bitcoin akan melanjutkan tren kenaikannya atau menghadapi koreksi signifikan. Beberapa minggu mendatang bisa menjadi krusial dalam menentukan jalur masa depan Bitcoin.
Indikator Bitcoin On-Chain yang Harus Dipantau
Harga bitcoin telah melonjak ke $110.000 di tengah reli pasar kripto yang lebih luas, dengan volume perdagangan harian meningkat 28,97% menjadi $56,6 miliar. Namun, Glassnode, sebuah platform analitik blockchain, telah mengangkat kekhawatiran tentang potensi overheating di pasar derivatif.
Indikator kunci, seperti meningkatnya likuidasi posisi pendek, meningkatnya premi untuk posisi panjang, dan pertumbuhan open interest, menunjukkan bahwa pasar mungkin menjadi terlalu bullish.
Meskipun ada tanda-tanda peringatan ini, Glassnode mencatat bahwa tingkat pendanaan hanya mengalami kenaikan kecil, yang mencerminkan optimisme hati-hati di kalangan trader. Dinamika pasar derivatif saat ini bisa mempersiapkan panggung untuk sebuah pembalikan jika kepercayaan mulai berubah. Trader dengan posisi berisiko tinggi bisa rentan jika terjadi koreksi.

Peningkatan posisi long dan likuidasi short dapat memicu penurunan tajam jika sentimen pasar berubah, terutama jika faktor makroekonomi seperti inflasi dan data CPI mendatang memengaruhi perilaku investor.
Derivatif dan Sentimen Pasar
Harga bitcoin terus melanjutkan tren kenaikannya, dengan volume perdagangan meningkat hampir 30%, menandakan peningkatan partisipasi pasar. Open interest pada derivatif juga meningkat menjadi $76,25 miliar, naik 1,38%. Meskipun ini menunjukkan bahwa para trader sedang bersiap menghadapi pergerakan harga di masa depan, pertumbuhan open interest tetap stabil, mencerminkan optimisme hati-hati di pasar.
Namun, ada tanda-tanda bahwa pasar mungkin mengalami overheat. Kenaikan likuidasi panjang selama periode konsolidasi menunjukkan meningkatnya risiko potensial penarikan harga. Jika bitcoin mengalami koreksi, likuidasi dapat memperburuk tekanan turun, menciptakan lebih banyak volatilitas pasar.

Dalam 24 jam terakhir, likuidasi senilai $163,26 juta tercatat, dengan posisi pendek menjadi kontributor utama. Ini menunjukkan bahwa kenaikan harga bitcoin baru-baru ini memaksa banyak posisi pendek untuk ditutup.
Selain itu, kenaikan tajam dalam volume opsi (+76,12%) menunjukkan peningkatan minat spekulatif, memperkuat harapan akan pergerakan harga yang signifikan dalam waktu dekat.
Indikator Teknis Harga Bitcoin dan Analisis Pasar
Bitcoin telah mencapai titik tertinggi dalam harga, naik hingga $110.000, bahkan dengan kemungkinan tanda-tanda kelemahan. Status MACD menunjukkan bahwa masih ada momentum kuat yang mendukung jangka pendek.
Namun, ketika garis MACD dan garis sinyal saling mendekat, ini bisa menunjukkan bahwa momentum bullish melemah, terutama jika tren tidak menunjukkan perbaikan. Selain itu, harga bitcoin mungkin akan kesulitan naik di atas level-level ini.
Awesome Oscillator (AO) juga menunjukkan peningkatan yang jelas, karena estimasinya tetap tinggi dan selalu positif. Tren bullish masih berlaku, tetapi meningkatnya tinggi histogram menunjukkan bahwa akhir tren naik mungkin sudah dekat. Selama penurunan, harga dapat berhenti dan sedikit turun untuk sementara waktu sebelum naik kembali.

Mereka sering harus memeriksa titik support dan resistance pasar saat ini. Tingkat krusial untuk bitcoin sekarang berada di $108.000−$108.500, dan jika mencapai di atas $110.000, koin ini bisa memecahkan rekor atau sejenak ditarik kembali.
Pos The Real Reason Behind 75% Bitcoin Price Crash Prediction By This Expert muncul pertama kali di The Coin Republic.

