CEO Microsoft: Perusahaan Masa Depan Harus Membangun Modal Manusia dan Modal Token

iconKuCoinFlash
Bagikan
AI summary iconRingkasan

Odaily Planet Daily melaporkan, Ketua dan CEO Microsoft Satya Nadella menerbitkan artikel panjang di X berjudul "A frontier without an ecosystem is not stable".

Nadella menyatakan dalam artikel tersebut bahwa di masa depan, setiap perusahaan harus membangun dua jenis modal sekaligus—modal manusia (Human Capital) dan modal token (Token Capital). Modal manusia mencakup pengetahuan karyawan, kemampuan penilaian, jaringan hubungan, kreativitas, serta kemampuan pengenalan pola; sementara modal token adalah kemampuan AI yang dimiliki dan dibangun oleh perusahaan.

Yang lebih penting, seiring dengan pertumbuhan modal token, modal manusia tidak akan kehilangan nilainya; sebaliknya, ia justru akan menjadi semakin penting. Daya inisiatif subjektif manusia akan menjadi kekuatan inti yang mendorong pertumbuhan modal token. Manusia bertanggung jawab menetapkan tujuan besar, menghubungkan informasi lintas bidang, membangun jaringan hubungan, dan mengidentifikasi pola-pola yang benar-benar penting. Tanpa bimbingan manusia, kekuatan komputasi hanya berputar-putar di tempat. Oleh karena itu, peluang sejati bukanlah memilih model mana yang paling unggul, melainkan membangun lingkaran pembelajaran di sekitar model tersebut, sehingga modal manusia dan modal token dapat tumbuh secara saling menguatkan.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.