Jepang Majukan RUU untuk Mengklasifikasi Ulang Bitcoin dan ETH di Bawah Undang-Undang Instrumen Keuangan

iconNS3
Bagikan
AI summary iconRingkasan

Poin Utama

Dewan Perwakilan Rakyat Jepang mengesahkan rancangan undang-undang pada 10 Juni yang akan mengklasifikasikan ulang aset kripto sebagai instrumen keuangan. Undang-undang ini telah disetujui oleh Komite Keuangan dan Urusan Keuangan dan kini menunggu pemungutan suara di Dewan Councillors sebelum berlaku. Kabinet mengajukan rancangan undang-undang ini pada April, dan diharapkan rancangan undang-undang ini akan berlaku tahun depan jika disetujui oleh Dewan Councillors. Di bawah kerangka yang diusulkan, aturan transaksi aset kripto akan dipindahkan dari Undang-Undang Jasa Pembayaran ke Undang-Undang Instrumen Keuangan dan Perdagangan, serta mengalihkan pengawasan oleh Badan Jasa Keuangan Jepang. Perubahan yang diusulkan dapat menurunkan pajak keuntungan modal atas bitcoin dan ethereum dari maksimum saat ini 55% menjadi tarif tetap 20%, dengan perubahan pajak tersebut diharapkan berlaku pada 2028.

Mengapa ini penting: Kerangka pasar modal dapat meningkatkan akses kripto yang terregulasi jika Jepang menyelesaikan proses legislatif.

Sentimen Pasar

Berhati-hati optimis, didorong oleh regulasi.

Alasan: RUU ini akan memindahkan aset kripto ke dalam kerangka pasar modal jika disetujui oleh dewan tinggi.

Kasus Serupa di Masa Lalu

Adopsi MiCA oleh UE menawarkan analog regulasi yang dekat. Dewan UE mengadopsi MiCA pada 16 Mei 2023, menciptakan kerangka kerja terpadu untuk penerbit dan penyedia layanan aset kripto di seluruh UE. (Dewan UE) Perbedaannya adalah RUU Jepang masih memerlukan persetujuan dari majelis atas dan mencakup kemungkinan perubahan pajak yang terkait dengan perlakuan terhadap investasi kripto.

Efek Ripple

Reklasifikasi dapat menyebar melalui saluran kepatuhan dan akses produk, karena bursa dan penerbit mungkin memerlukan kontrol pengungkapan yang lebih kuat sebelum produk baru diperluas. Jika Dewan Councillors menyetujui RUU tersebut, maka venue domestik mungkin akan memprioritaskan sistem kepatuhan dan perencanaan produk yang diatur. Jika persetujuan tertunda, maka dampak pasar kemungkinan besar akan tetap berbasis harapan.

Peluang & Risiko

Peluang: Jika Dewan Councillors menyetujui RUU tersebut, maka pengembangan produk yang diatur menjadi sinyal masuk potensial untuk eksposur kripto yang terkait Jepang. Ketika jalur pajak 20% menjadi lebih jelas, maka investor dapat meninjau ulang apakah kondisi permintaan domestik membaik.

Risiko: Jika persetujuan tertunda atau jangka waktu implementasi mempersempit kerangka kerja, maka mengurangi eksposur terhadap optimisme regulasi khusus Jepang membatasi risiko penurunan. Jika bursa menghadapi beban kepatuhan yang lebih tinggi, maka menunggu kesiapan tempat dapat mengurangi risiko eksekusi.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.